
Pemkot Bandung Akui Kesulitan Cari Lahan Untuk Bangun Kolam Retensi di KBU
"Kolam retensi akan efektif kalau penempatannya di atas KBU. Karena kalau di atas air bisa terparkir dulu".
"Kolam retensi akan efektif kalau penempatannya di atas KBU. Karena kalau di atas air bisa terparkir dulu".
"Kita perlu evaluasi setelah kita punya kolam retensi tapi kalau masih ada banjir seperti itu kita perlu evaluasi dengan dinas terkait".
"Ya tadi hujan deras sekali, angin juga kencang jadinya ya gini membuat jalan tergenang air," ujar Jajang.
"Warga Bandung bisa bersama membereskan masalah tersebut dengan kebersamaan," ujar Oded.
Kota Bandung dilalui sedikitnya 46 aliran sungai yang tersebar di berbagai wilayah.
"Jadi kalau menurut dari pusat itu kurang efektif. Dia fungsinya hanya sebagai kolam long storage hanya untuk nampung saja".
"Insya allah Mang Oded punya itikad ke depan bahwa solusi dari banjir yang ada disini kita akan cari formulasi seperti apa yang paling tepat".
"Harus diperhatikan urusan sungai itu masalahnya tidak hanya parsial. Tidak hanya kota kabupaten terdampak".
"Syarat bangunan harus mundur dari bibir sungai minimal 1 meter agar TPT tidak dijadikan pondasi rumah".
"Penyebabnya hujan di Bandung Utara, hulu Sungai Citepus dari pagi hari. Sehingga debit air yang mengalir ke Kota Bandung sangat tinggi".
"Jadi hari Kamis itu sebenarnya sudah mulai runtuh tapi belum semua. Jadi warga sudah antisipasi".
Kondisi besi buat sandaran jembatan terlihat rusak.
"Curah air yg sangat besar saluran tidak dapat menampung secara sempurna," ujar Arif.
Anggarannya sebesar Rp 10 miliar telah disiapkan.
Salah satu cara untuk menangani banjir di Bandung adalah dengan pengerukan saluran air.
"Banjirnya sekitar jam 4 sore," ujar Reviany.
"Pengangkatan sedimen dilakukan di Sungai Cinambo Baru, Sungai Cironggeng dan saluran kecil lainnya," kata Arif.
"Tahun anggaran 2018 kami akan membuat kolam retensi di Sirnaraga. Diharapkan limpasan air dari Sungai Citepus bisa di tahan dulu".
"Untuk memaksimalkan resapan air, bisa dilakukan dengan membuat sumur resapan atau biopori," kata Nurul.
Banjir ini merupakan siklus 10-11 tahunan, tahun 1971 pernah terjadi banjir besar. Setelah itu banjir besar kembali terjadi pada tahun 1982.
"Ini bukan lagi faktor alam, tapi ketidakmampuan pemerintah kota untuk menangani banjir," kata Johnny.
Dirikan posko bencana banjir di satu lokasi. Hal ini untuk memudahkan koordinasi terkait pelaporan dam administrasi pendistribusian bantuan.
"Ya pagi tadi saya cek kesini. Ternyata benar itu mobil saya," kata Adang.
"Begitu diberi informasi dari anak saya, saya langsung bergegas ke rumah. Tidak 10 menit sampai rumah, mobil sudah hanyut," ujar Adang.
"Beruntung tidak ditemukan korban jiwa pada kejadian ini. Untuk sementara warga di tampung di Posko Gg. H. Sobandi," ujar Ferdi.
Hujan disebabkan oleh faktor regional yakni adanya pertemuan angin (konvergensi) serta adanya belokan angin (shearline) di sekitar wilayah KBU.
"Air itu langsung menusuk ke sungai dan kali. Sehingga luapannya membawa lumpur ke dataran yang lebih rendah".
"Ada delapan unit mobil pancar, kami berupaya mensterilkan jalan dari endapan lumpur dengan tujuan kembali memperlancar arus lalu lintas".
"Saat ini sedang kita telusuri jebol TPT (tembok pemahan tanah) nya di lokasi mana," ujar Arief.
"Untuk di Sirnaraga saat ini sedang persiapan lelang. Kemudian untuk di Gedebage ini masih dalam perhitungan".
"Saya selaku Kades di sini mengucapkan terima kasih kepada Rumah Zakat dan BIJB atas bantuannya".
"Banjir di jalan Cingised sedang disedot dengan mesin pompa DPU," ujar Arief.
"Bantuan diberikan kepada warga Kecamatan Astanaanyar 1,78 ton pada 23 Februari 2018," kata Elly.
Jaring sampah memiliki fungsi sangat baik. Alat tersebut mempermudah mengangkutan sampah dari sungai.
Akan melakukan perbaikan semi permanen dengan membuat bronjong batu. Dengan upaya tersebut diharapkan dapat menahan arus air sungai Cironggeng.
"Total ada 140 rumah yang terdampam dadi jebolnya tanggul ini. Jumlah ini tersebar di tiga RT yakni RT 01, 02 dan 03," ujar Gunawan.
FEWEAS memiliki tingkat akurasi tinggi dan mudah digunakan. Sistem yang merupakan kombinasi dari informasi prediksi cuaca.
"Tim URC Banjir dan Tim Pompa DPU melakukan penyedotan air supaya banjir cepat surut. Ada 3 mobil pompa yang dikerahkan".
"Pohon yang tumbang di tiga titik. Personel kami pakai motor sedang menyebar memantau lokasi lain," ujar Iming Ahmad.
"Belum mendapatkan perhatian dari pihak dinas terkait. Tumpukan sampah tersebut di takutkan akan menjadi sarang penyakit".
"Tahun ini kita evaluasi apakah efektif enggak pembangunan tol air".
Warga Cluster Palem, RW 8 terdapat 5 RT jumlah 250 KK, 800 Jiwa. Warga Cluster Pinus RW 9, terdapat 5 RT jumlah 250 KK,ada 700 Jiwa.
"Kita targetkan dalam satu tahun bisa tuntas," ujar Yana.
"Perlu sinergitas antar wilayah. Jadi harus dituntaskan dari mulai hulu hingga hilir".
"Alhamdulillah, berdasarkan informasi yang diperoleh kondisi berangsur membaik dan larangan untuk melintas di lokasi sudah dicabut," ujar Joni.
Kota Bandung belum memiliki cetak biru (blue print) penataan drainase yang terintegrasi.
"Kita akan melakukan nanti peninggian bibir sungai supaya air tidak melimpah ke rumah warga," kata Arief.
Air mulai meluap sekitar pukul 18.30 WIB. Akibatnya Jalan Pagarsih sempat tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor.
Total anggaran yang dikeluarkan untuk penanganan banjir belum terhitung.
Keluhan dari masyarakat terkait banjir parah yang kembali melanda kota Bandung membuat ramai lini masa Twitter