Hujan Deras, Jembatan di Rancasari Bandung Rusak Diterjang Banjir


Bandung.merdeka.com - Selain menyebabkan banjr, hujan disertai angin kencang yang terjadi Kamis (22/11) kemarin juga membuat sebuah jembatan di Kecamatan Rancasari mengalami kerusakan. Jembatan yang berlokasi di Jalan Empang Pojok ini memiliki panjang 20 meter dan lebar 2 meter. Derasnya air tidak menghanyutkan jembatan, hanya membuat railing (besi sandaran pengaman jembatan) rusak.
Kepala Dinas Pekerjaam Umum (DPU) Kota Bandung Arif Prasetya mengatakan, hujan deras yang terjadi kemarin membuat tingginya volume air di Sungai Cidurian. Beruntung jembatan yang terbuat dari beton tersebut tidak sampai terbawa hanyut.
"Jembatannya tidak ambruk, railing jembatannya saja rusak," ujar Arif kepada wartawan, Jumat (23/11).
Menurut Arif dalam kondisi normal tinggi Sungai Cidurian hanya 40 sampai 50 cm. Namun saat hujan deras kemarin, ketinggian air mencapai 5 meter. Bahkan ketinggian melampaui jembatan.
Arif menyebut jembatan tersebut mengalami kerusakan disebabkan karena sumbatan sampah. Hal ini mengakibatkan pegangan tangan tersebut tidak kuat menahan luapan air hingga jebol.
"Jadi sampahnya nyangkut di-railing, airnya ketahan sampah. Kemairn kan air dari utara besar," ucapnya.
Pihaknya langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi jembatan. Untuk mengatasinya, Arif mengungkapkan akan memasang railing sementara supaya orang dapat melewati jembatan dengan aman.
"Kita akan melakukan perbaikan sementara. Nanti saya pasang railing bambu supaya engga membahayakan masyarakat. Tahun 2019 akan dipermanenkan," ucapnya.
Arif mengimbau kepada warga untuk tidak melewati jembatan tersebut saat terjadi hujan. Dikhawatirkan volume air Sungai Cidurian akan kembali naik.
"Saya juga pesan kepada masyarakat di waktu hujan lebih baik jangan digunakan dulu ya. Saya lihat ada dua jembatan ini jangan digunakan. Ini ada dua di sebelah sana juga ada dari swadaya masyarakat. Jadi jangan lewat dulu, kalau hujan," katanya.
Sementara Wali Kota Bandung Oded Mohamad Danial mengunjungi jembatan roboh akibat hujan deras yang berada di Jalan Empang Pojok, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Rancasari, Jumat (23/11). Oded datang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Arif Prasetya.
Di lokasi Oded melihat langsung jembatan yang rusak akibat derasnya aliran air Sungai Cidurian yang tertahan oleh sampah di railing jembatan. Dia pun sempat berbincang dengan aparat kewilayahan setempat dan juga warga.
Dari hasil pemantauannya, Oded mengatakan jika banjir yang terjadi di lokasi disebabkan beberapa faktor. Pertama, banyaknya sampah di Sungai Cidurian dan tingginya volume air. Posisi jembatan yang pendek kata Oded membuat sampah tersangkut di railing jembatan sehingga menahan laju air. Air pun kemudian menggerus bagian jembatan hingga railing roboh.
"Jembatan ini terlalu pendek. Sampah juga nyangkut di jembatan ini," ujar Oded kepada wartawan di lokasi.
Selain itu kata Oded juga akibat sedimentasi. Sedimentasi di Sungai Cidurian membuat ruang sungai untuk menampung air menjadi semakin berkurang. Sementara di sisi lain, curah hujan yang tinggi membuat volume air sangat besar.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak