
Bantah politik uang, PDIP Bandung: Itu uang sebagai pengganti konsumsi
"Uang itu diberikan bersama kartu ucapan Ibadah Puasa dan Hari Raya Idul Fitri sebagai pengganti konsumsi".
"Uang itu diberikan bersama kartu ucapan Ibadah Puasa dan Hari Raya Idul Fitri sebagai pengganti konsumsi".
Warga diberi amplop berisi uang sebesar Rp 30 ribu. Selain itu dalam amplop juga ada selebaran foto pasangan calon.
"Selain memeriksa kelaikan kendaraan, harus diperhatikan juga beban muatan jangan sampai berlebih dan mengutamakan keselamatan".
"Buruh Kota Bandung menyatakan mendukung pasangan Yossi Irianto-Aries Supriatna dalam Pilwakot Bandung periode 2018-2023".
"Saya kira masyarakat Kota Bandung pun akan bangga jika daerahnya meraih WTP. Kota Bandung saat ini belum WTP," ujar Yossi.
"Pak Yossi walau bukan kiai atau ustadz, dia adalah contoh birokrat yang shaleh. Dan dekat dengan kiai dan memperhatikan pondok pesantren".
"Hasil survei itu pastinya akan menambah motivasi kami untuk terus bekerja. Apalagi pemilihan tinggal satu bulan lagi".
"Saya melihat cuma visi misi teh Nurul yang pro terhadap RT dan RW. Kalau berbohong ini sudah masuk KPU ini datanya".
"Barang UKM hasil karya warga pun bisa diperjualbelikan secara luas. Hal ini menjadi semangat baru bagi perekonomian rakyat menengah ke bawah".
"Kalau mau bagus itu perlu penanganan seorang wanita seperti Surabaya. Biar lebih rapih, manusiawi, merangkul semuanya seperti seorang ibu".
"Jika saya terpilih, untuk mengantisipasi persoalan kenaikan harga daging ayam atau juga bahan pokok lainnya saat Ramadan".
"Kalau saya melihat ini tentunya bukan hanya soal kompak, Asyik lebih siap dan komit," kata Hendri.
"Salah satu yang sering saya lakukan ketika bulan Ramadan adalah bersilaturahmi dan berbagi takjil bersama warga".
"Mirip-mirip seperti 212 Mart, hanya bedanya di sini kita akan merangkul partisipasi masyarakat".
"Salah satu kewajiban seorang muslim itu membayar zakat," kata Solihin.
"Semakin keras Bawaslu dan KPU memberikan sanksi, semakin besar kemungkinan elektabilitas pasangan Asyik akan naik," kata Hendri.
"Kami ingin memberdayakan majelis-majelis taklim supaya ibu-ibu pengajian juga memiliki ekonomi kuat," kata Aries.
"Diperlukan program khusus secara gencar untuk menyamakan persepsi agar semua warga bisa beraktivitas bersama tanpa menumbuhkan rasa perbedaan".
"Nikmat sekali rasanya bisa silaturahmi dan makan bersama dengan warga. Apalagi dulu saya memang berasal dari dapil Ujungberung," ujar Aries.
"Formatnya sama seperti debat kedua. Perbedaannya ada pada interaksi dengan panelis, itu durasinya lebih lama".
"Bu Risma juga punya program yang bagus. Kalau ada hal-hal yang bagus kenapa tidak diadopsi," ujar Nurul.
"Selama ini para guru ngaji, ustad dan guru madrasah, nasibnya kurang mendapat perhatian oleh Pemerintah Kota Bandung," kata Aries.
"Pasukan sudah mulai gerak. Pasangan Rindu ini sebenarnya secara umum akan 'ngabret' (berlari kencang) di bulan puasa sesuai dengan targetnya".
"Tentu silaturahmi ini merupakan salah satu bentuk penguatan dari ikatan-ikatan kita selama mulai bergerak dan berjuang sejak awal Januari".
"Saya sudah setahun setengah bikin KTP elektronik tetapi sampai sekarang belum selesai-selesai," ujar Heni.
"Ya ini musibah yah tidak bisa menyalahkan salah satu pihak atau siapapun," ujar Ruli.
"Dengan tema munggahan akbar diharapkan masyarakat pun tersuasanakan akan hadir nya bulan suci Ramadhan yang tinggal 12 hari lagi," ujar Iwan.
"Pertama saya sebagai perempuan satu-satunyanya itu keistimewaan buat saya. Saya mengajak ibu-ibu untuk bersama-sama dengan saya," kata Nurul.
"Gratis di sini, benar-benar gratis tanpa ada pungutan apa pun. Jadi anak tinggal berangkat ke sekolah dan belajar sungguh-sungguh".
"Kami bersepakat mendukung pasangan Oded M. Danial dan Yana Mulyana sebagai pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung 2018 – 2023".
"Guru-guru di sekolah favorit ini bisa juga mengajarkan di sekolah-sekolah lain. Sehingga favoritisme itu bisa terhindarkan".
"Jadi kedua program itu harus kita tingkatkan juga. Karena kesejahteraan tidak hanya menaikan UMK," kata Oded.
Program apapun tidak akan mempu menuntaskan banjir jika tidak berkolaborasi dengan daerah lain.
Jumlah kendaraan pribadi yang digunakan ASN menuju kantor-kantor pemerintahan cukup masif.
Ini ide relawan pasangan Rindu yang didasari oleh kenyataan banyaknya warga yang selalu ingin didatangi oleh pasangan Rindu.
"Ini teknologi sudah lama. Makanya harganya murah, ada yang di bawah Rp 100 ribu. Terus pakai handphone smartphone," kata Ruli.
Ada tiga tantangan ancaman di Jawa Barat. Salah satunya yakni ancaman keamanan fisik terorisme yang mengancam kondusivitas wilayah.
"Kita santai aja, cuma kalau menyampaikan dukungan kenapa sih enggak datang ke rumah saya. Kok bikin video, nyewa tempat di Bandung," kata Dedi.
"Kami akan mengembalikan kejayaan sentra sepatu Cibaduyut, sentra rajut Binong dan sentra lainnya seperti dulu".
"Dana tersebut akan optimal memberi kemanfaatan bagi warga jika warganya juga guyub, solid, kompak," kata Oded.
"Target kami Rindu ini bisa mendapatkan kemenangan terutama speed up (cepat) dilakukan pada saat Ramadhan nanti".
"Salah satu penyebab sepinya pengunjung di pasar tradisional adalah karena kondisi pasar yang kumuh dan semrawut," kata Aries.
Program ini dinilai akan meringankan beban masyarakat yang mendambakan memiliki hunian.
"Kita kekurangan orang yang minim komitmen dengan pendidikan pesantren, baik kesejahteraan guru-guru maupun peningkatan SDM".
"Besok kita akan membuat tablig akbar di Lapangan Lodaya sesuai dengan zona kampanyenya. Kurang lebih ada 1.000 perempuan".
"Apa yang menjadi akar permasalahan tidak terelaborasi secara mendalam. Demikian pula dengan alternatif solusi".
Permasalahan nyata yang saat ini terjadi di Bandung. Yakni pendidikan, kemacetan, kesehatan, serta ekonomi.
"Banjir ini problematika yang begitu menggelitik. Permasalahannya banyak, tentunya kita harus atasi dari hulu".
Untuk massa pendukung masing-masing paslon dibatasi hanya 75 orang. Selain itu KPU juga mengundang berbagai elemen masyarakat.
"Keluarga harus membina dan membentengi anak-anak dan anggota keluarga mereka dari hal-hal negatif yang dapat merusak generasi muda".