1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Tiga Hal yang Harus Dilakukan Penilik Agar Lebih Profesional

"Penilik itu harus memahami bahwa dia pejabat fungsional harus tahu persis apa tugas pokok penilik itu".

Abdoellah. ©2019 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Kamis, 02 Mei 2019 13:01

Merdeka.com, Bandung - Tugas penilik tentu tak mudah. Sebagai tenaga profesi kependidikan, kualitas penilik di Tanah Air khususnya di Jawa Barat harus terus ditingkatkan. Tujuannya untuk dapat memiliki penilik yang profesional.

Direktur Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD dan Dikmas, Abdoellah mengatakan, ada tiga hal yang harus dilakukan oleh penilik. Pertama, penilik harus benar-benar memahami tugas pokoknya.

"Penilik itu harus memahami bahwa dia pejabat fungsional harus tahu persis apa tugas pokok penilik itu, karena bisa jadi penilik itu belum tahu betul tugas penilik," ujar Abdoellah saat ditemui dalam acara Seminar Nasional Silaturahmi Penilik Indonesia yang diselenggarakan oleh Ikatan Penilik Indonesia (IPI) Kota Bandung, belum lama ini.

Kedua, kata dia, karier penilik harus benar-benar diperhatian dan tentu saja harus terjamin. Salah satunya adalah kenaikan pangkat jabatan. Terakhir adalah penilik harus meningkatkan kompetensinya.

"Penilik tidak boleh henti belajar, terus belajar tingkatkan kompetensinya. Bisa ikut melalui Lembaga diklat atau pun secara mandiri," papar dia.

Sementara itu, hadir dalam acara seminar yang diselenggarakan oleh IPI Kota Bandung dengan tema ‘Optimalisasi Kinerja Penilik Menghadapi Revolusi Industri 4.0’ di Hotel Grand Tebu, Sabtu (27/4) lalu, Abdoellah mengatakan bahwa ini merupakan salah satu cara meningatkan kinerja penilik.

"Tentunya kegiatan ini saya harap bisa secara rutin ya diselenggarakan. Pembahasannya juga sangat baik untuk profesi penilik," terangnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana. Kata dia, kegiatan seperti ini patut diapresiasi.

"Kegiatan ini harus diapresiasi karena IPI Kota Bandung insiatif melakukan ini dan ternyata responnya sangat baik. Ada lebiih 10 provinsi yang hadir. Itu artinya ada kebutuhan yang diperlukan mereka untuk pengembangan diri, dan pengabdikan profesinya kepada negara untuk meningkatkan kualitas Pendidikan,"katanya.

(ES/AA)
  1. Pendidikan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA