Astronom Bosscha teliti pengaruh Gerhana Matahari

Bandung.merdeka.com - Terjadinya fenomena Gerhana Matahari Total (GMT) menjadi kesempatan para astronom untuk melakukan penelitian. Hal ini pula yang dilakukan oleh para peneliti di Observatorium Bosscha di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Staf Peneliti Pusat Observatorium Bosscha Evan Irawan Akbar mengatakan selain melakukan pengamatan, pihaknya juga sekaligus melakukan penelitian terkait dampak yang ditimbulkan dari adanya fenomena alam tersebut, seperti adanya perubahan gravitasi atau pun cuaca. Pihaknya bahkan memasang dua alat khusus untuk mengukur gravitasi dan geomagnetik bumi.
"Selama kegiatan ini kami menyiapkan dua alat untuk pengukuran gravitasi dan geomagnetik bumi yang sampai sekarang pun masih mengambil data. Nantinya data dari Observatorium Bosscha akan di bandingkan dengan kota lain yang mengalami gerhana matahari total," ujar Evan kepada Merdeka Bandung, di sela pengamatan, Rabu (9/3).
Dia mengatakan pengambilan data dilakukan sejak Selasa (8/3) kemarin. Menurut Evan,pengambilan data akan dilakukan selama tiga hingga Kamis (10/3) besok.
Data yang diambil selama tiga hari tersebut selanjutnya akan digabungkan untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan dari adanya Gerhana Matahari.
"Setelah membandingkan kedua data tersebut nanti kita tau hasil apa pengaruh gerhana matahari terhadap perubahan gravitasi, magnetik, dan cuaca. Hasil dari data tiga hari tersebut nanti kita akan cocokan. Apakah bisa langsung cocok ataukah nanti membutuhkan rumus yang panjang untuk mencocokan data tersebut," ucap Evan.
Menurut Evan, penelitian dilakukan lantaran belum ada penelitian yang membahas tentang hal tersebut. Terlebih lagi fenomena Gerhana Matahari merupakan fenomena langka.
Evan menambahkan di Indonesia Gerhana Matahari Total pernah terjadi pada 11 Juni 1983. Menurut prediksi waktu terdekat gerhana matahari total berikutnya akan terjadi di Indonesia pada tahun 2023 .
"Daerah yang dilintasi adalah di Papua yang melewati biak, dan kota tidore. Tapi itu nanti tahun 2023," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak