Sukmawati: Seharusnya kalau jantan Rizieq hadapi proses hukum


Sukmawati
Bandung.merdeka.com - Sukmawati Soekarnoputri mengatakan, Rizieq Syihab tak seharusnya berada di luar negeri jika proses hukum tengah menjerat pimpinan ormas FPI itu. Sebagai warga negara yang baik harusnya Rizieq kooperatif memenuhi proses penyidikan yang dilakukan kepolisian.
"Ya harusnya kalau jantan bertanggung jawab, atas apa yang sedang (dihadapi dalam) proses hukum," kata Sukmawati saat ditemui di Kantor Kejati Jabar, Jalan LL RE Martadinata, Kota Bandung, Selasa (16/5).
Sampai sejauh ini keberadaan Rizieq sendiri belum diketahui pasti. Kabar terakhir bahwa tersangka kasus penodaan lambang negara, Pancasila oleh Polda Jabar sudah kembali ke Arab Saudi untuk menyelesaikan ibadahnya. Rizieq sebelumnya berada di Malaysia.
"Harusnya (Rizieq) tahu ya apa yang sedang dihadapi dan dilakukan," ujarnya. ‎Rizieq dalam kasus lainnya sebenarnya, harus diperiksa dalam kasus chat WhatsApp berkonten pornografi yang diduga komunikasi antara dirinya dan Firza Husein. Firza hari ini memenuhi panggilan kepolisian.
Meski dirinya tidak peduli Rizieq ada dimana, tapi sebagai warga negara yang baik, tidak seharusnya menghindari proses hukum yang menjerat. "Yang dilaporkan membuat kecewa di Indonesia. Kalau saya akan terus mengawal sampai persidangan," ujarnya.
Sukmawati sendiri merupakan pelapor Rizieq Syihab. Putri Presiden pertama Soekarno itu menilai Rizieq telah melecehkan Pancasila sebagai lambang negara. Sukmawati menganggap Riziek melanggar pasal 154a KUHP, tentang penodaan lambang negara.
Laporan itu didasari atas ucapan Rizieq yang menyebut "Pancasila Soekarno ketuhanan ada di pantat, sedangkan Pancasila piagam Jakarta ketuhanan ada di kepala."‎
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak