1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Pemkot Bandung Targetkan Penataan PKL Cicadas Rampung Akhir Tahun Ini

"Insya allah (Desember). Semangatnya (penataan PKL Cicadas) lebih cepat lebih baik," ujar Yana.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana. ©2018 Merdeka.com Reporter : Dian Rosadi | Jum'at, 30 November 2018 20:07

Merdeka.com, Bandung - Beragam upaya terus dilakukan Pemkot Bandung untuk menata pedagang kaki lima (PKL) Cicadas. Pemkot Bandung melalui tim Satgasus PKL secara intensif melakukan pertemuan dengan para pedagang.

Wakil Wali Kota Bandung yang juga Ketua Tim Satgasus Yana Mulyana menargetkan jika penataan PKL Cicadas dapat dilakukan pada akhir tahun ini. Namun dengan catatan, semua proses berjalan dengan lancar.

"Insya allah (Desember). Semangatnya (penataan PKL Cicadas) lebih cepat lebih baik," ujar Yana seusai melakukan pertemuan dengan perwakilan PKL Cicadas di ruangannya, Jumat (30/11).

Yana mengatakan, dalam pertemuan yang digelar hari ini, sejumlah perwakilan pedagang menyampaikan aspirasinya terkait konsep yang telah dibuat oleh Pemkot. Salah satunya yakni terkait tata letak dan ukuran lapak bagi pedagang nantinya.

Sebelumnya, tim satgasus telah menyiapkan konsep untuk penataan PKL Cicadas. Rencananya para PKL akan dibuatkan tenda berukuran 1,5 x 1,5 meter dengan posisi tenda membalakangi jalan raya. Namun pedagang meminta agar posisi tenda di beberapa titik bisa saling berhadap-hadapan.

"Ada beberapa ruas dimana ada pedagang yang berhadap-hadapan. Itu ingin diakomodir. Jadi ukuran lapak mereka kan jadi mengecil yang asalnya 1,5 meter x 1,5 meter jadi 1,5 meter x 75 cm. Di beberapa titik bisa berhadapan. Makanya kita harus kaji lagi karena opsi awal satu baris saja," kata dia.

Yana mengungkapkan, adanya perubahan tersebut tetap dapat menampung seluruh PKL yang berjumlah 602 pedagang. Dengan adanya penataan tersebut, pedagang dapat tetap berjualan, sementara di sisi lain jalur pedestrian juga tidak terganggu.

"Pejalan kaki tetap diutamakan. Insya allah ini dapat segera (terealisasi). Mungkin kita perlu satu kali pertemuan lagi, untuk membicarakan progres berikutnya. Semoga semua lancar, mohon doanya saja," katanya.

(ES/DR)
  1. Pasar Tradisional
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA