1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Pasca Lebaran, Ratusan Pendatang dari Luar Kota Masuk ke Kota Bandung

"Total ada 187 pendatang terdata oleh Disdukcapil pada Minggu kemarin, tapi mereka membawa kartu identitas".

Popong W. Nuraeni. ©2019 Merdeka.com Reporter : Dian Rosadi | Selasa, 11 Juni 2019 17:15

Merdeka.com, Bandung - Momen pasca lebaran, Kota Bandung dimasuki oleh para pendatang. Ada ratusan pendatang dari luar kota yang masuk ke Kota Bandung di momen arus balik Idulfitri tahun ini.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung, Popong W. Nuraeni mengatakan, pada momen arus balik lebaran tahun ini, pihaknya sudah melakukan pendataan di beberapa titik area kedatangan pemudik. Dia mencontohkan seperti di Terminal Cicaheum dan Terminal Leuwipanjang pada 31 Mei dan 9 Juni lalu.

"Total ada 187 pendatang terdata oleh Disdukcapil pada Minggu kemarin, tapi mereka membawa kartu identitas, dokumen kependudukannya lengkap. Dan tujuan mereka beragam, ada yang bekerja, berekreasi, dan tinggal sementara di Bandung untuk liburan,” ujar Popong, Selasa (11/6).

Dari kegiatan tersebut, Disdukcapil berkerja sama dengan Dinas Perhubungan dan aparat kewilayahaan mengimbau kepada para pemudik untuk selalu membawa dokumen kependudukan.

Pemerintah Kota Bandung telah mengingatkan agar para pendatang melengkapi dirinya dengan kompetensi, khususnya yang ingin mencari pekerjaan. Tak hanya itu, para pendatang juga wajib melengkapi dokumen kependudukannya.

"Kami meminta kepada warga dari berbagai wilayah yang datang ke Bandung dan tinggal sementara di Bandung untuk membuat surat keterangan tinggal sementara. Itu wajib. Kami akan layani di beberapa gerai," ucapnya.

Popong mengungkapkan, arus kedatangan dan kepergian warga yang tinggal di Kota Bandung relatif seimbang. Berdasarkan data tahun kemarin, ada sekitar 45.000 warga yang datang ke Bandung. Tetapi jumlah tersebut dibarengi sekitar 42.000 warga yang meninggalkan Kota Bandung.

"Jumlah ini terus konsisten tiap tahunnya. Sehingga arus keluar-masuk warga di Kota Bandung masih bisa dikatakan seimbang,” pungkasnya.

(ES/DR)
  1. Info Kota
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA