1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Kejar Target 10 Ribu Lapangan Kerja, Hipmi Gagas Pengusaha Muda Prioritas

"Dengan target tiga ribu pengusaha baru, harapannya satu pengusaha memiliki 3-4 tenaga kerja".

Surya Batara Kartika . ©2019 Merdeka.com Reporter : Dian Rosadi | Jum'at, 08 Maret 2019 20:53

Merdeka.com, Bandung - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Bandung ingin berkontribusi pasa perekonomian Indonesia. Hipmi Kota Bandung bertekad membuka 10 ribu lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Hipmi Kota Bandung Surya Batara Kartika mengatakan untuk mencapai target tersebut, Hipmi akan mencetak pengusaha-pengusaha baru. Targetnta sebanyak tiga ribu pengusaha baru dihasilkan lewat program Pengusaha Muda Prioritas.

"Dengan target tiga ribu pengusaha baru, harapannya satu pengusaha memiliki 3-4 tenaga kerja. Secara kalskulasi 10 ribu lapangan pekerjaan bisa kita ciptakan," kata Surya dalam konferensi pers Rakercab Hipmi Kota Bandung, Jumat (8/3).

Menurutnya, lewat program Pengusaha Muda Prioritas, Hipmi akan merekrut pengusaha baru di Kota Bandung. Pengusaha pemula ini akan menjadi bagian dari keanggotaan Hipmi.

Surya menyebut, dengan bergabungnya pengusaha muda dalam wadah-wadah komunitas usah akan memberikan banyak manfaat. Salah satunya denga bergabung di Hipmi. Sehingga pengusaha pemula bisa berkembang dan beradaptasi dengan tantangan berwirausaha.

"Hipmi akan menciptakan ekositem yang kondusif. Pengusaha ketemu pengusaha bisa saling kolaborasi. Jadi programnya membangun kekuatan pengusaha," katanya.

Menurut Surya, pengusaha muda yang tertarik bergabung, Hipmi akan membuka rekrutmen Pengusaha Muda Prioritas mulai 10 Maret mendatang. Dengan bergabung maka, antar pengusaha bisa saling berbagi tips untuk lebih mengembangkan usahanya ke depan.

"Untuk syarat jadi anggota Hipmi kita dari segi usia namanya pengusaha muda dia usianya 18-40 tahun. Dari segi bidang usaha nggak ada batasan. Kita sangat heterohgen. Nggak perlu punya PT atau CV cukup surat keterangan usaha sudah cukup. Itu saja," pungkasnya.

(ES/DR)
  1. Bisnis
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA