Jangan cuma urusi motor, sesekali tengok 10 jejak Bandung Lautan Api


Jejak Bandung Lautan Api di Lapangan Tegalega
Bandung.merdeka.com - Petanda pembumihangusan Kota Bandung, Jawa Barat, atau yang lebih dikenal peristiwa Bandung Lautan Api (BLA) bisa dilihat hingga kini lewat 10 stilasi BLA yang berdiri di sejumlah titik di Kota Bandung.
Sebanyak 10 stilasi tersebut merupakan tempat peledakan-peledakan pertama yang menandai dimulainya pembakaran Kota Bandung. Salah satu stilasi berada di antara gedung asuransi jiwa dan menara BRI, Jalan Asia Afrika, Bandung.
Stilasi tersebut berbentuk tiang segitiga dengan tinggi sekitar 1 meter. Masing-masing sisi dipasang pelat logam bergambar peta 10 stilasi, syair lagu halo-halo Bandung, dan lembaga pembuat stilasi yakni Paguyuban Pelestarian Budaya Bandung dan American Express.
Stilasi di Jalan Asia Afrika tepat di gedung kuno yang kini dipakai perusahaan asuransi jiwa. Tidak jauh dari situ terdapat menara BRI yang berhadapan dengan Alun-alun Bandung. Pada peristiwa BLA 70 tahun lalu, menara BRI sempat diledakkan pejuang agar tidak dipakai oleh Belanda.
Pantauan Merdeka Bandung, monumen tersebut tengah dibersihkan dan dicat ulang oleh anggota Forum Club Motor Bandung (FCMB). Berbekal sikat, kain kanebo, minyak anti karat, ember air, sabun, cat warna hitam, pernis, dan plastik sampah, anggota FCMB yang kebanyakan anak muda merawat stilasi petanda BLA.
"Bagi anak muda penting sekali mengenal sejarah kotanya sendiri, jangan hanya ngurus motor saja, sejarah Bandung pun harus tahu, harus bangga," kata Sofian Efendi dari Kharisma Honda Auto Tim (KHAT), Kamis (24/3).
KHAT merupakan salah satu klub motor yang tergabung dalam FCMB. Sofian yang akrab disapa Papih menjelaskan, makna BLA sangat besar bagi sejarah kemerdekaan RI. Tanpa peristiwa BLA, menurut dia belum tentu Indonesia merdeka seperti sekarang ini.
"Kita tidak boleh melupakan jasa pahlawan semasa dijajah Belanda dan Jepang. Mereka membuat Bandung Lautan Api untuk merencanakan kemenangan Indonesia," katanya.
Selain stilasi di Jalan Asia-Afrika, kata Papih, klub-klub motor Bandung juga mengecat sembilan stilasi lainnya. Tiap stilasi dikerjakan sekitar 10 orang.
Sepuluh stilasi tersebut yakni stilasi di Jalan Djuanda (Dago)-Sultan Agung (depan BTPNBank Jabar), Jalan Braga-Naripan (depan Bank Jabar), Jalan Simpang belakang Kings, pertigaan taman Jalan Keutamaan Istri (depan SD).
Stilasi lainnya terdapat di samping hotel Dewi Sartika, pertigaan Lengkong Dalam dan Lengkong Tengah, Jalan Lengkong (dekat Unpas), dan Jalan Moch Toha di dalam gereja.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak