Antisipasi kecurangan, cabor gulat turunkan 4 wasit internasional

Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) W. Sihotang
Bandung.merdeka.com - Sebanyak 192 atlet gulat dari 25 provinsi di Indonesia akan bertanding gulat di Gelanggang Olahrga Saparua, Bandung. Untuk mengadili pertandingan gulat PB PON XIX/2016 Jabar menurunkan 28 wasit ditambah empat wasit internasional.
Menurut Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) W. Sihotang, adanya wasit internasional sebagai jaminan penyelenggara bahwa pertandingan gulat ini menjunjung semangat fair play dan sportivitas.
Selain itu, keberadaan wasit internasional menjadi pembeda PON 2012 di Riau. "PON ini wasit internasionalnya kita datangkan dari Iran, Korea Selatan dan dari Thailand dua orang, semuanya berjumlah empat orang. Tujuan untuk lebih meningkatkan sistem perwasitan dan memilih atlet terbaik," kata W. Sihotang kepada Merdeka Bandung di GOR Saparua, Selasa (20/9).
"Jaminanannya kita mendatangkan wasit internasional, panitia juga kita tatar tiga hari sebelum hari H untuk menyatukan persepsi. Semua kita tatar, wasit, kesehatan, keamanan, tim IT dan lain-lain," kata dia.
Ia dan panitia pelaksana (panpel) pertandingan saat ini hingga Jumat, (23/9) nanti. Sedang melakukan rapat persiapan pertandingan gulat. Menurutnya PON adalah hajatan olahraga nasional yang kali ini tuan rumahnya Jawa Barat.
"Dan gulat ini gulat nasional bukan gulat Jabar. Cuman penyelenggaraannya di Jawa Barat," kata W. Sihotang yang juga menjabat Technical Delegate gulat untuk PON Jabar.
Dengan menyamakan persepsi bahwa PON adalah hajatan nasional, kata dia, para panpel harus bekerja demi menyukseskan hajatan nasional. Sehingga bisa melahirkan kompetisi yang sehat dan atlet-atlet berkualitas.
Terlebih sambung mantan atlet gulat DKI Jaya yang juara PON tahun 1977 dan 1981 ini, atlet terbaik PON kali ini akan disiapkan ke ajang internasional Asean Games di mana Indonesia menjadi tuan rumah.
"Suksenya penyelenggaraan ini, munculnya atlet terbaik akan akan mendukung penyelenggaraan Asean Games nanti. Kan kita yang jadi tuan rumah nanti," ujarnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak