Patut ditiru, gadis cantik di Bandung ini bantu orangtua jual minuman


Bandung.merdeka.com - Jika banyak remaja yang menghabiskan waktu senggang untuk bermain, tapi tidak dengan gadis kelas 2 SMA ini. Dian Divstiani Budi Putri namanya. Baru genap berusia 17 tahun perjuangannya untuk bisa sekolah tinggi harus ditempuh dengan cara kerja keras.
Gadis cantik ini sudah hampir tiga tahun membantu orang tuanya menjual minuman botol dan kemasan yang dijajakan di tempat keramaian.
Saban Jumat Masjid Al-Ukhkuwah Bandung di Jalan Wastukencana, memang kerap ramai bagi muslimin yang hendak melaksanakan ibadah Salat Jumat. Beberapa pedagang dadakan menjajakan beragam jenis, mulai dari makanan, minuman, pakaian dan masih banyak lainnya.
Jumat 18 Maret kemarin, Dian kebetulan sedang libur pasca mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS). Sejak pagi dara kelahiran Bandung 7 Desember 1998 ini sudah sibuk menjajakan dagangannya. Adapun bapaknya, Budi Santoso (40) menjual mie ayam. Ayah dan anak sulungnya itu kompak berjualan di depan Masjid.
"Aku kebetulan sedang libur sekolah. Kan sudah UTS," kata Dian yang memiliki rambut panjang dengan tinggi semampai ini saat membuka perbincangan dengan merdeka.com.
Waktu senggang itu dia pilih untuk membantu orang tua ketimbang harus menghabiskan dengan cara yang tidak bermanfaat. Dia sadar bisa sampai sekolah dan duduk di sekolah menengah atas atas dasar perjuangan orang tuanya.
"Kan saya bisa sekolah sampai sekarang karena memang perjuangan orangtua, jadi sudah seharusnya saya berbakti pada orangtua," terangnya yang sesekali sibuk meladangi pembeli.
Dia sama sekali tidak malu dengan aktivitasnya di pinggir jalan menjual minuman. Justru dia merasa bangga karena dari membantu jualan tersebut, dirinya bisa hidup dan merasakan sekolah seperti kebanyakan remaja lainnya.
"Malu? Enggaklah. Ini-kan semua halal. Justru kewajiban kitakan bisa bantu orang tua," tutur Dian yang memiliki senyum manis tersebut.
Dian mengaku, sudah sejak SMP kelas 3 diajak bapaknya Budi Santoso bantu-bantu berjualan di tempat keramaian. Waktu yang digunakan bantu orang tua biasanya selepas pulang sekolah.
"Ini sama sekali enggak ganggu. Kalau lagi sekolah, saya pulangnya langsung ke sini. Bahkan kadang masih pakai seragam," ucap siswi SMA Pasundan 1 Bandung tersebut.
"Karena kebetulan hari ini libur. Ya bantu bapak saja. Karena ibu sekarang lagi ada bayi di rumah yang harus dijaga," terangnya menambahkan.
Selain beban membantu orang tua, Dian mengaku ingin membuktikan bahwa dirinya juga bisa berprestasi di sekolah. Dia mengaku kerap mendapatkan torehan 10 besar di kelasnya. "Enggak bagus-bagus banget. Yang terakhir saya rangking 9," tuturnya yang memiliki cita-cita jadi pengusaha tersebut.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak