PKL Cicadas siap direlokasi, asalkan Pemkot lakukan pembinaan dan pengawasan


Ketua Persatuan PKL Cicadas Suherman
Bandung.merdeka.com - Ketua Persatuan Pedagang Kaki Lima (PKL)Cicadas Suherman menyatakan, para pedagang siap mengikuti arahan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk dilakukan penataan. Namun penataan yang dilakukan harus dilakukan terintegrasi, termasuk dengan pembinaan dan pengawasan.
"Kalau kami menginginkan bahwa PKL Cicadas untuk ditata dan dibina serta perlu pengawasan. Karena kalau cuma ditata saja terus ada pembiaran akan begitu kembali (semrawut). Karena kan sesama pedagang berbeda. Kalau ada dari aparat ada sifat segan," ujar Suherman kepada awak media di lokasi.
Herman mengungkapkan, langkah penataan dengan membuatkan tenda seragam bagi PKL yang ada di Cicadas pernah dilakukan sebelumnya. Namun lantaran tidak ada pengawasan, lapak-lapak pedagang kembali semrawut dan kotor
"Ya dulu pernah dilakukan itu sama. Luasnya itu diseragamkan panjang semeter setengah, lebar semeter itu hampir semua sama. Kemungkinan karena pembiaran sehingga keliatannya pada gede-gede. Tadi ada kesepakatan kalau memang ada progres kita para pengurus akan melakukan penyisiran. Itu sebuah perjanjian ketika wali kota mau nata kami kami oun siap menata diri," katanya.
Adapun untuk langkah relokasi, Herman mengatakan dengan tegas bahwa dirinya bersama para pedagang akan tetap menolak opsi tersebut. Berkaca dari pengalaman sebelumnya, jika pedagang dipindahkan ke lokasi lain, tidak akan pernah sukses. Pihaknya baru akan mendukung opsi tersebut jika lokasi relokasi tidak jauh dari lokasi saat ini.
"Kalaupun keluar dari Cibeunying Kidul kami menolak. Karena sudah kami rasakan dan sudah kami lalukan itu tidak pernah sukses. Tadi disampaikan Pak Wakil bahwa hoki itu tidak akan pernah terbawa ketika keluar dari tempat ini. Karena ketika bergeser 10 meter saja konsumen akan mencari baru, beda lagi dengan toko. Karen pedagang kami kebanyakan pakaian dimana-mana ada. Jadi pindah kemana tidak akan dicari," ucapnya.
Suherman menyebut total pedagang yang berjualan di Cicadas ada 602 PKL. Dari jumlah tersebut hampir 90 persen berjualan pakaian. Sisanya berjualan makanan dan perabotan rumah tangga.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak