Pengamat nilai penampilan Nurul-Ruli dan Yossi-Aries di debat perdana seimbang

user
Endang Saputra 28 Maret 2018, 09:25 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Firman Manan menyampaikan pandangannya terkait debat publik perdana Pilwalkot Bandung 2018 yang digelar Minggu (25/3) kemarin. Menurut Firman, dari segi penampilan, pasangan Nurul Arifin-Chairul Yaqin Hidayat (Ruli) dan Yossi Irianto-Aries Supriatna relatif seimbang

"Dalam segi performa, Nurul-Ruli dan Yossi-Aries relatif berimbang, sedangkan Oded-Yana tertinggal," ujar Firman kepada wartawan, Selasa (27/3).

Firman mengungkapkan, pasangan Nurul-Ruli dinilai lebih siap dalam berkomunikasi untuk menyampaikan gagasannya. Hal ini terlihat saat mereka mampu berbicara tanpa catatan. Sedangkan paslon lainnya masih sering melihat catatan.

Adapun untuk pasangan Yossi-Aries, dinilai berani mengkritisi gagasan paslon lain. Sedangkan paslon nomor tiga cenderung kaku dalam berkomunikasi.

"Dari ketiga paslon ini kekurangannya adalah setiap paslon belum mampu menghadirkan agenda kebijakan konkret yang menjadi prioritas publik seperti kemacetan, banjir, sampah serta persoalan ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Ketiga paslon tidak mengelaborasi visi misinya secara mendalam," kata dia.

Disinggung terkait penguasaan masalah yang terjadi di Kota Bandung, ketiga paslon ini lanjut Firman dinilai belum terlihat secara jelas. Menurutnya, para paslon tidak banyak membahas problematika utama Kota Bandung dan menampilkan data yang terkait dengan permasalahan kota.

"Semestinya, Mang Oded dan Kang Yosi sebagai bagian dari pemerintah bisa bicara banyak tentang permasalahan Kota, dan kontribusinya dalam pemerintahan periode kang Emil, termasuk bagaimana rekam jejak kinerjanya selama ini," katanya.

Kredit

Bagikan