Pasangan Yossi-Aries janjikan 60 persen dana APBD untuk ekonomi kerakyatan

user
Endang Saputra 26 Maret 2018, 09:54 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Pasangan Yossi Irianto-Aries Supriatna menjanjikan alokasi anggaran 60 persen untuk sektor ekonomi kerakyatan. Dengan dukungan APBD Kota Bandung yang mencapai Rp 7 Triliun dinilai dapat mengurangi ketimpangan ekonomi yang terjadi di Kota Bandung.

Hal ini disampaikan pasangan Yossi-Aries di sesi ketiga yakni menjawab pertanyaan dari panelis, Acuviarta Kartabi terkait cara untuk mengurangi ketimpangan yang sangat tinggi di Kota Bandung.

Yossi mengatakan, bahwa persoalan ketimpangan ekonomi di Kota Bandung masih menjadi pekerjaan rumah Pemkot Bandung ke depan. Dia menyebut bahwa angka gini Ratio Kota Bandung saat ini sebesar 0,4 persen. Yossi pun mengakui bahwa saat ini masih ada 400 ribu warga Bandung masih hidup dalam garis kemiskinan bahkan sangat miskin.

"Jadi perlu ada suatu terobosan untuk bisa mengangkat yang sangat miskin menjadi miskin yang miskin menjadi tidak miskin," kata Yossi.

Mantan Sekda ini menyebut bahwa ekonomi kerakyatan menjadi salah satu solusi untuk mengurangi ketimpangan yang terjadi. Caranya yakni dengan memberdayakan masyatakat terutama yang berada di level masyarakat bawah.

"Kita tumbuhkan semacam koperasi-koperasi. Kita berikan pelatihan kepada masyarakat kepada kelompok-kelompok kerjanya, termasuk home industri dan UMK-nya. Kemudian setelah diberikan pelatihan juga diberikan stimulus anggarannya 60 persen. Kita punya komitmen untuk mendorong warga miskin dalam rangka arti dia meningkatkan kesejahteraannya dengan membantu ekonomi kreatif masyarakat tadi," kata dia.

Bandung sebagai Kota modern tidak memiliki pilihan karena tantangan ekonomi saat ini semakin berat. Penguatan ekonomi ini harus tersebar secara merata di kewilayahan.

"Jadi terkait dengan kebijakan pemerintahan kota Bandung bahwa kita akan memproyeksikan anggaran kota Bandung 60 persen untuk ekonomi kerakyatan. Apalagi dengan dukungan anggaran Rp 7 triliun pertahun," katanya.

Kredit

Bagikan