Tingkat hunian kamar hotel di Jabar alami penurunan Januari 2017


Bandung.merdeka.com - Euforia momen liburan pada Desember 2016 nyatanya tak berimbas pada tingkat penghunian kamar (TPK) hotel di Jawa Barat pada bulan selanjutnya. Di Januari 2017, TPK Hotel di Jabar mengalami penurunan sebesar 1,96 poin menjadi 49,49 persen.
Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat, Dudung Supriyadi mengatakan, menurunnya TPK Hotel yang terjadi pada Januari 2017 ini berlaku bagi hotel bintang maupun non bintang.
"Januari 2017 TPK Hotel di Jabar mencapai 49,49 persen, menurun jika dibandingkan pada bulan Desember 2016 yang mencapai 51,45 persen," ujar Dudung saat ditemui saat jumpa wartawan di Kantor Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat, Rabu (1/3).
TPK tertinggi menurut kelas hotel bintang Januari 2017 tercatat pada hotel bintang empat sebesar 61,78 persen, diikuti oleh hotel bintang lima sebesar 53,55 persen, hotel bintang tiga sebesar 53,38 persen dan hotel bintang dua sebesar 51,35 persen.
"Untuk rata-rata lama menginap tamu asing dan dalam negeri di jasa akomodasi Jawa Barat secara keseluruhan pada Januari 2017 tercatat selama 1,58 hari. Tamu menginap lebih lama dibandingkan Desember 2016 dan Januari 2016 yang tercatat 1,36 hari dan 1,46 hari," jelasnya.
Data mencatat, lanjutnya, pada Januari 2017 tamu asing menginap lebih lama di hotel non bintang dari pada di hotel bintang, yaitu selama 3,83 haru menginap di hotel non bintang dan 3,65 hari menginap di hotel bintang.
Sedangkan rata-rata menginap tamu Indonesia pada Januari 2017 mengalami peningkatan, baik dibandingkan dengan Desember 2016 maupun Januari 2016. Tamu Indonesia menginap di hotel bintang rata-rata selama 1,67 hari dan di hotel non bintang selama 1,22 hari.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak