Susah didapat, ternyata uang baru yang tersebar sudah Rp 354 miliar

BI sosialisasi uang baru ke Pussenif Kodiklat TNI AD
Bandung.merdeka.com - Meski masih banyak warga Bandung yang merasa sulit mendapatkan uang rupiah NKRI Tahun Emisi 2016. Ternyata uang baru tersebut sudah beredar sebanyak Rp 354 miliar untuk di Kota Kembang saja.
Kepala Divisi SP dan PUR Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Mikael Budisatrio menuturkan, jika dilihat dari jumlah uang yang sudah tersebar jumlahnya sudah banyak. Namun penyebaran uang rupiah NKRI Tahun Emisi 2016 itu dilakukan secara bertahap.
"Uang lama masih berlaku, dan untuk penyebaran uang baru ini terus kami lakukan. Masih banyak masyarakat yang mengeluh sulit mendapatkan uang baru, ya karena memang uang lama juga masih banyak tersebar," ujar Mikael kepada Merdeka Bandung, Senin (30/1).
Hingga saat ini Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat bersama dengan bank komersil lainnya secara aktif menyebarkan mobil kas keliling yang dilakukan untuk penukaran uang lama ke uang baru.
Pasar tradisional yang selama ini menjadi lokasi di mana mobil kas keliling berada dinilai lebih pas untuk menjangkau masyarakat untuk sosialisasi uang rupiah NKRI Tahun Emisi 2016. Hingga saat ini pihak BI juga masih melakukan sosialisasi ke berbagai instansi.
"Kemarin saya beli kacang, penjualnya masih belum terlalu familiar dengan uang rupiah NKRI Tahun Emisi 2016 ini. Makanya kami terus berupaya menyebar mobil kas keliling ke pasar dan daerah yang jauh di Jawa Barat seperti Pameungpeuk dan Ujung Genteng," jelasnya.
Untuk penyebaran uang rupiah NKRI Tahun Emisi 2016 sendiri di Jawa Barat hingga saat ini jumlahnya sudah berada dikisaran Rp 500 miliar. Bandung merupakan kota terbesar penyebaran uang baru tersebut.
Pihak Kantor Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat sendiri terus aktif melakukan sosialisasi uang rupiah NKRI Tahun Emisi 2016. Kali ini giliran Pussenif Kodiklat TNI AD yang dikunjungi.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak