Sulitnya dapat uang baru, ini penjelasan Bank Indonesia

Kepala Grup Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Barat, Siti Astiyah
Bandung.merdeka.com - Sebulan setelah resmi diluncurkan, masyarakat di Jawa Barat khususnya Bandung masih kesulitan mendapat uang Rupiah NKRI Tahun Emisi 2016. Hal tersebut bukan karena Kantor Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat kesulitan dalam hal distribusi, melainkan pencetakan uang yang terbatas.
Kepala Grup Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Barat, Siti Astiyah mengatakan, ketersediaan uang Rupiah NKRI Tahun Emisi 2016 terbatas. Pasalnya, pihak Bank Indonesia memang tidak mencetak uang Rupiah NKRI Tahun Emisi 2016 dalam jumlah yang banyak.
“Dicetaknya sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Uang NKRI Tahun Emisi 2016 ini dicetak untuk menggantikan uang yang tidak layak edar, jadi dicetaknya tidak banyak,” ujar Siti saat ditemui dalam acara “Edukasi dan Sosialisasi Uang Rupiah NKRI Tahun Emisi 2016 Kepada Polda Jabar”, Kamis (19/1).
Uang Rupiah NKRI Tahun Emisi 2016
© 2017 merdeka.com/Imam Buhori
Bicara soal nominal uang yang telah didistribusikan oleh Kantor Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Siti tak bisa menyebutkan angka pasti. Yang pasti, kata dia, guna menghindari terjadi inflasi maka pencetakan uang Rupiah NKRI Tahun Emisi 2016 masih sedikit.
“Ada yang namanya estimasi kebutuhan uang. Di mana berapa uang yang dimusnahkan harus seimbang dengan yang dicetak. Kalau kelebihan itu namanya inflasi. Kami menjaga agar tidak inflasi,” ujar wanita berkacamata ini.
Hingga saat ini Kantor Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat aktif menggunakan mobil kas keliling bagi masyarakat yang ingin menukarkan uang lamanya dengan uang Rupiah baru. Mobil kas keliling ada di Bandung dan beberapa kota lainnya di Jawa Barat.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak