Ungkapkan kejujuran, gerakan tari mengajarkan makna hidup

Lena Guslina
Bandung.merdeka.com - Lewat tari, Lena Guslina mengaku bisa mengungkapkan semua kejujuran yang meresahkan di dalam hatinya. Tak heran jika saat kondisi resah ia memilih menari untuk meluapkannya.
Sejak duduk dibangku Sekolah Dasar (SD), wanita berusia 38 tahun ini sudah mencintai dunia tari. Dulu ia aktif belajar secara otodidak mengenai tari modern. Nyatanya bakat tari memang sudah nampak sejak kecil.
Mendukung hobinya itu, orangtua Lena mendaftarkannya ke sanggar tari Oni Martasuta saat masuk SMP. Dari situ perempuan berambut panjang ini belajar tari tradisional. Beragam tarian daerah dikuasainya hingga ia dipercaya untuk mengajar.
"Setahun belajar saya dipercaya menjadi pengajar. Saat itu saya masih SMP dan dipercaya mengajar untuk anak SMA di dua sekolah. Senang sekali tentunya," ujar Lena kepada Merdeka Bandung, Jumat (15/1).
Dari mengajar tersebut menjadi awal kepercayaan diri Lena untuk mengiprahkan kariernya didunia olah tubuh tersebut. Ibu dari dua anak itu langsung memperdalam ilmunya dengan mengenyam pendidikan seni tari di Sekolah Tinggi Ilmu Seni (STSI sekarang menjadi ISBI).
"Kuliah awal saya rajin ikutan festival tari kontemporer yang memang saya perdalam. Banyak sekali mendapat ilmu sampai akhirnya saya mendapat kepercayaan terbang ke Korea untuk mengikuti festival di sana," jelasnya.
Di Korea, Lena mengenalkan tari kontemporer yang selama ini diusungnya. Tak hanya itu, ia pun membawakan tari topeng khas Lena yang diadopsi dari tari topeng diberbagai daerah.
Kini, Lena yang fokus dengan tari kontemporer itu identik dengan kain menjuntai. Dalam tariannya, ia kerap menggunakan kain panjang nan lebar sebagai media ekspresi yang bebas.
Tarian Lena selalu sarat akan makna. Konsep yang matang selalu dibuatnya sebelum beraksi di atas pentas. Lena enggan hanya sekedar menari. Ia selalu berupaya menyampaikan pesan positif lewat tarianya.
Bagi Lena, tari adalah kejujuran jiwa. Untuk itu ia selalu berupaya jujur dalam tarian yang dibawakannya. Ia berharap penonton bisa hayut menyaksikan tariannya dan menikmati karya ciptaannya itu.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak