Hobi koleksi cangkir teh, gabung yuk di Komunitas Teapot Geulis

Komunitas Teapot Geulis
Bandung.merdeka.com - Anda termasuk orang yang terpikat dengan kecantikan cangkir teh dari berbagai penjuru dunia dan mengkoleksinya? Berarti hobi Anda sama dengan para anggota Komunitas Teapot Geulis Bandung.
Komunitas yang berdiri pada awal bulan Desember 2015 ini merupakan kumpulan wanita cantik yang hobi mengkoleksi cangkir dan semua perlengkapan minum teh. Koleksinya lucu-lucu bahkan tak sedikit yang terlihat sangat mewah.
Mengkoleksi cangkir teh tentu bukan hobi murah. Untuk satu set perlengkapan minum teh ini saja ada yang harganya sampai puluhan hingga ratusan juta. Namun Komunitas Teapot Geulis Bandung ini mencoba merubah pola pikir masyarakat akan kecintaan pada cangkir teh.
"Banyak produksi dalam negeri dengan harga terjangkau dan kualitasnya juga bagus. Tampilan yang cantik juga enggak harus mahal kok," ujar salah seorang anggota Komunitas Teapot Geulis Bandung, Melda kepada Merdeka Bandung, Selasa (10/5).
Koleksi cangkir salah satu anggota Komunitas Teapot Geulis
© 2016 merdeka.com/Astri Agustina
Mengkoleksi perlengkapan meminum teh ini bukan hanya soal harga, melainkan kecintaan akan kecantikan setiap detail dari cangkir ataupun tea pot itu sendiri. Saat anggota Komunitas Teapot Geulis Bandung ini berkumpul, mereka asyik berbagi informasi mengenai kegemarannya itu.
"Komunitas ini terbentuk karena iseng dari kami yang suka kumpul para pecinta tea cup. Suka berbagi informasi soal beli di mana dan tukar pikiran juga, akhirnya buat deh komunitasnya. Enggak ada ketuanya, semua sama pecinta tea cup," jelas dia.
Komunitas Teapot Geulis Bandung kini memiliki 24 anggota, keseluruhannya adalah wanita. Tak ada waktu khusus untuk berkumpul, hanya saja mereka menyempatkan waktu minimal dua minggu sekali untuk bertemu dirumah anggota komunitasnya.
Setiap berkumpul, mereka memperlihatkan tea cup koleksi kepada anggota komunitas lainnya. Biasanya satu set tea cup itu bermacam variasinya, yakni ada tea pot, tea cup, milkjug, sugar bowl, dinner plate, dan cake plate.
Sementara itu, anggota komunitas lainnya yakni Elvi menjabarkan, kegemarannya mengkoleksi cangkir teh ini baru dilakukannya beberapa bulan ini. Ketertarikannya akan cangkir teh ini karena keunikan bentuk dan coraknya yang memikat.
"Saya sendiri lebih suka Royal Albert, dinner set-nya buat makan, minum teh, dan makan kue-kue. Untuk koleksinya sekarang sudah 10 set kebanyakan beli lewat online dan on shop di mall-mall. Koleksi paling mahal dari Jerman yang harganya 50 jutaan," jelas Elvi.
Komunitas Teapot Geulis terlihat asyik bercengkrama ditemani koleksi cangkir mereka
© 2016 merdeka.com/Astri Agustina
Menjalani hobi mahalnya ini, kata Elvi, merupakan keasikan yang ditemukannya belakangan ini. Ia pun mendapat dukungan dari keluarga akan hobinya ini. Kegemarannya mengkoleksi cangkir teh juga semakin didukung dengan bergabungnya ia bersama Komunitas Teapot Geulis Bandung.
"Bukan hanya sekedar hobi tapi investasi. Harga yang tinggi ini bisa bernilai lebih ketika usianya semakin tua, tentu menjadi investasi yang menjanjikan kedepannya. Apalagi dengan adanya Komunitas Teapot Geulis Bandung tentu juga menambah jaringan dan informasi tentang jual beli tea cup itu sendiri. Memang pasar yang menjanjikan," tutupnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak