Tahura Trail Run, kompetisi lari lintas alam yang menantang

user
Farah Fuadona 19 Januari 2018, 09:25 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Tak lama lagi, Tahura Trail Run akan diselenggarakan, tepatnya 20 dan 21 Januari mendatang. Ini merupakan kompetisi lari lintas alam yang begitu menantang.

Event ini memasuki tahun ke enam ini kian istimewa dengan banyaknya peserta dari mamcanegara yang turut berpartisipasi selain peserta lokal, termasuk dari Jepang, dan Belanda. Kegiatan ini dikenal memiliki rintangan yang menantang.

Meramaikan kegiatan tersebut, Doku selaku penyedia sistem pembayaran elektronik turut hadir untuk memeriahkan ajang tahunan tersebut. Doku berupaya untuk membagikan pengalaman cashless bagi para pengunjung dan peserta.

VP Marketing Doku, Ayu Hapsari mengatakan, keterlibatan Doku dalam ajang Tahura Trail Run ini merupakan salah satu upaya untuk menjangkau masyarakat Bandung lebih dekat lagi.

"Hal ini sejalan dengan rencana perluasan layanan Doku di 2018. Dimana Bandung menjadi salah satu pasar utama di luar Jakarta yang ingin kami rangkul, selain Surabaya dan Bali," ujar Ayu kepada Merdeka Bandung, Kamis (18/1).

Pada Tahura Trail Run ini trek yang akan dilewati adalah jalan umum berupa aspal, jalan berbatu, jalan tanah atau lumpur, kampung dan paving blok.

Jarak tempuh lomba terbagi menjadi beberapa kategori yakni short kurang lebih 10 kilometer, Half Marathon Trail, Marathon trail, kategori Family sekitar enam kilometer dan Night Trail Run.

Selain kontur jalan yang tidak rata baik menanjak dan menurun, kompetisi ini diselenggarakan di alam terbuka dengan perubahan cuaca yang harus diantisipasi oleh setiap peserta seperti dingin, hujan dan panas.

"Bagi masyarakat Bandung yang hadir di Tahura Trail Run sabtu dan minggu nanti jangan lupa mampir ke booth kami untuk mencoba langsung simulasi transaksi cashless ala Doku," ujarnya.

 

Doku berikan pelayanan lebih lewat layanan e-Wallet

Saat ini Doku tengah konsen mengembangkan layanan yang lebih menguntungkan bagi para penggunanya yakni melalui e-Wallet.

"Jika di awal kami sangat fokus dengan layanan payment gateaway, saat ini kami bertransformasi memberikan value lebih kepada para merchant dan pengguna e-Wallet kami," ujar Ayu kepada Merdeka Bandung, Kamis (18/1).

Ia mencontohkan, Doku menjembatani fasilitas pinjaman untuk usaha kecil antara merchant dan mitra lending yang digandeng oleh pihaknya.

"Kami juga memberikan akses bagi masyarakat Indonesia yang bermukim di luar negeri untuk dapat mengirimkan uang ke kampung halaman secara real time," paparnya.

Ayu berkata, ditengah menjamurnya inovasi fintech, Doku konsisten berupaya menggulirkan layanan atau fitur-fitur baru yang bermanfaat bagi bisnis para merchant serta mendukung gaya hidup cashless konsumen pada umumnya.

Doku sendiri merupajan perusahaan pembayaran yang aktif menjangkau semua kalangan, termasuk kaum milenial. Sebagai contoh, sebelumnya Doku menggelar sebuah kompetisi kreatif bertitle Genit Coolabs.

"Kompetisi itu mengajak kalangan milenial untuk berkolaborasi dengan para pekerja seni ternama. Melalui portal Genit.id Doku mewadahi dan menginspirasi milenial untuk hidup irit san tetap menghasilkan duit," paparnya.

Kredit

Bagikan