Ribuan minuman keras di Kota Bandung disita


Bandung.merdeka.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung berhasil menyita ribuan minuman alkohol (minol) dalam sebulan terakhir. Ribuan minol ini disita dari sejumlah lokasi di Kota Bandung, lantaran tidak memiliki izin.
Kasatpol PP Kota Bandung, Eddy Marwoto, mengatakan kegiatan razia minol merupakan bagian dari penegakan peraturan daerah (Perda) Kota Bandung nomor 11 tahun 2010 tentang pelarangan, pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol. Menurut dia, peredaran minol sedang menggeliat dalam beberapa waktu terakhir.
"Selama kurun waktu satu bulan ini, sudah ada ribuan botol yang kami amankan. Saya tidak tahu rinciannya berapa, tapi di bawah 5000 lah. Itu dari berbagai jenis dan merek," ujar Eddy kepada Merdeka Bandung ditemui di Mako 1, Jalan Martanegara, Kota Bandung, Sabtu (20/2).
Dia mengatakan, sebagian besar barang bukti yang disita merupakan minol golongan A dan golongan B. Ribuan minol itu dijual di sejumlah lokasi Kota Bandung. Warung-warung kelontongan yang menjual minol eceran kata Eddy menjadi sasaran penertiban petugas.
"Tempat-tempat itu mengantongi izin tempat penjualan minuman beralkohol (ITPMB). Padahal toko distributor itu seharusnya mendistribusikan ke tempat yang sudah memiliki izin, seperti hotel atau tempat hiburan, tapi mereka ini menjual dengan mengecer," ucap Eddy.
Eddy mengungkapkan,ribuan botol miras yang disita Satpol PP selanjutnya dikumpulkan. Setelah itu pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian untuk dimusnahkan.
"Kami akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk memusnahkan barang bukti miras hasil razia petugas," katanya.
Eddy menambahkan, sebagai langkah antisipasi, pihaknya akan meningkatkan pengawasan di tempat-tempat yang dianggap menjual minol secara ilegal.
"Kami akan kerjasama dengan pihak kewilayahan. Kami minta informasi tempat mana saja yang kerap menjual. Kami juga meningkatkan patroli ke berbagai tempat," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak