Ini Arti Pohon Natal Berwarna Hitam Dan Putih di Gereja Katedral Santo Petrus

user
Endang Saputra 25 Desember 2018, 12:19 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Sebuah pohon Natal yang didominasi warna putih dan hitam, nampak begitu cantik berdiri kokoh di area Gereja Katedral Santo Petrus, Jalan Merdeka. Setiap tahunnya, gereja ini memang memiliki tema berbeda untuk hiasan pohon natal yang dibuatnya.

Tahun ini, pohon Natal karya Orang Muda Katolik (OMK) Gereja Katedral Santo Petrus Bandung didominasi oleh warna putih dengan hiasan warna hitam dan silver. Tema yang diusung adalah ‘Winter is Coming’. Seluruh dekorasinya dikerjakan secara bergotong royong.

Pastor Leo van Beurden mengatakan, pesan Natal pada tahun ini bisa terlihat dari pohon Natal yang dibuat oleh OMK. Warba hitam dan putih yang digunakan ini melambangkan manusia. Hitam, melambangkan orang-orang jahat, marah, serta egois. Sedangkan putih adalah sebaliknya.

"Kalau dilihat di pohon Natal itu lebih banyak putihnya. Artinya, lebih banyak orang yang optimismenya bagus ketimbang yang hitam. Hitam itu melambangkan korupsi, marah, gengsi, dan egoisme," ujar Pastor Leo kepada Merdeka Bandung, Selasa (25/12).

Untuk pohon Natal ini, material yang digunakan sebagian besar adalah material yang dikumpulkan secara bersama-sama, khususnya barang-barang bekas. Hal ini mendukung gerakan mencintai lingkungan, dan meningkatkan kreatifitas anak-anak muda.

Proses pengumpulkan material kurang lebih selama dua bulan, instalasi pemasangan selama satu minggu sebelum Natal. Walaupun terlihat lebih sederhana joka dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, namun makna kesederhanaan terdapat di balik pembuatan pohon ini.

"Tahun depan, pohon natal kita semuanya putih. Tahun ini kita bersihkan ‘hitam-hitam’ itu dengan kedamaian," katanya.

Kredit

Bagikan