Antisipasi macet, pembangunan sky walk tahap dua dilakukan di malam hari

Teras Cihampelas
Bandung.merdeka.com - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) telah memulai proyek pembangunan sky walk tahap dua di Jalam Cihampelas. Pengerjaan pembangunan berdampak pada kepadatan lalu lintas di Jalan Cihampelas.
Berdasarkan pantauan, arus kendaraan tampak mulai mengalami kepadatan saat melewati penanda Teras Cihampelas. Sejumlah galian sudah mulai tampak di beberapa titik. Galian ini nantinya akan digunakan untuk membangun fondasi sky walk sepanjang 250 meter. Selain itu tampak beton-beton di sisi jalan untuk tiang-tiang pancang. Sebuah spanduk pengumuman bertuliskan 'Mohon Maaf Perjalanan Anda Terganggu, Sedang Ada Pekerjaan Sky Walk Tahap 2'.
Salah seorang pedagang di Jalan Cihampelas, Momon (66) mengatakan, kemacetan mulai terjadi sejak dimulainya proyek tersebut. Apalagi setelah adanya galian dan beton yang disimpan di pinggir jalan.
"Dari pagi sampai malam juga sering macet. Apalagi kalau jam pulang kerja.Kan ini pinggir jalannya sudah mulai digali," kata Momon kepada merdeka Bandung, Kamis (23/8).
Momon mengungkapkan, Jalan Cihampelas memang sering terjadi kemacetan karena menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Bandung. Namun dengan adanya proyek ini kemacetan pun semakin bertambah.
"Apalagi nanti kalau mulai pekerjaan konstruksi yang melintang pasti macet," ucapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung, Arief Prasetya mengakui jika proyek pembangunan sky walk tahap dua ini akan sedikit mengganggu aktivitas lalu lintas. Untuk menghindari kemacetan parah, proses pengerjaan banyak dilakukan pada malam hari.
"Pembangunan yang dilakukan di siang hari hanya berpusat di area tiang pancang yang letaknya dipinggir jalan. Saat malam hari, baru aktifitas pembangunan yang melintang ke jalan raya akan dilakukan. Jadi pembangunan lebih banyak saat malam hari untuk menghindari kemacetan," kata Arief.
Arief mengaku pihaknya mengejar target penyelesaian pada akhir 2018 ini. Karenanya pengerjaan akan dilakukan 24 jam sehingga bisa rampung tepat waktu.
Menurut Arief pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi kemacetan. Sehingga petugas bisa membantu jika nantinya kepadatan tak terkendali terutama saat akhir pekan.
"Kita juga sudah melakukan sosialisasi terhadap masyarakat dan para pedagang di sepanjang Jalan Cihampelas yang memang menjadi pusat aktifitas pariwisatadi Kota Bandung," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak