KAI bagikan takjil, buka puasa dan sahur gratis bagi penumpang kereta di stasiun

user
Mohammad Taufik 04 Juni 2018, 10:41 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Ramadan telah memasuki sepuluh hari keduanya. Masa angkutan Lebaran pun segera dimulai dalam beberapa hari ke depan. Arus mudik di beberapa stasiun keberangkatan sudah mulai terlihat.

Sebagai salah satu bentuk penghargaan kepada masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi mudiknya dan wujud semangat berbagi PT KAI kepada sesama dalam Ramadan tahun ini, PT KAI mengadakan program pembagian takjil, buka puasa, dan sahur gratis dengan tema 'Perjalanan Menuju Berkah'.

Program pembagian takjil, buka puasa, dan sahur gratis ini dilaksanakan mulai H-10 hingga H-1 Idul Fitri.

Dalam program ini, sebanyak total 60.700 paket takjil gratis akan diberikan PT KAI kepada penumpang di stasiun keberangkatan yang telah melakukan boarding dan memasuki area zona 1.

Takjil gratis akan dibagikan pada saat menjelang berbuka puasa antara pukul 17.00 hingga 18.30 WIB. Sementara untuk pembagian buka puasa dan sahur gratis, PT KAI akan menyiapkan kurang lebih 85.206 box makanan per hari yang akan dibagikan ke penumpang (kecuali penumpang infant) yang masih berada di dalam perjalanan pada saat waktu berbuka dan sahur.

"Di Daop 2, ada 32 perjalanan dari dan menuju Bandung yang menerapkan program ini," ujar Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Joni Martinus dari berita tertulis yang diterima Merdeka Bandung, Minggu (3/6).

Adapun rinciannya adalah 16 perjalanan KA diberikan makanan berbuka, sembilan perjalanan KA diberikan makanan untuk sahur, dan tujuh perjalanan KA akan diberikan makanan untuk berbuka dan sahur karena waktu perjalanannya masuk di waktu berbuka dan sahur.

Menu yang disiapkan PT KAI untuk buka puasa dan sahur penumpang KA dalam program ini akan sangat variatif, mulai dari nasi goreng, ayam goreng, nugget, nasi lemak, dan sebagainya.

"Makanan yang disediakan pun dijamin oleh PT KAI mulai dari kebersihan dan kesehatannya karena makanan yang diterima penumpang pada saat itu adalah makanan yang dimasak pada hari itu juga," ujarnya.

Kata Joni, selain ingin menyemarakkan Ramadan tahun ini, program ini juga dirancang untuk menyebarkan semangat berbagi kepada para pengguna jasa setia kereta api.

"Dengan adanya program ini, penumpang yang waktu perjalanan KA-nya masuk dalam waktu berbuka puasa atau sahur tidak perlu repot menyiapkan bekal karena kebutuhan makan berbuka dan sahurnya telah disediakan oleh PT KAI," katanya.

Kredit

Bagikan