Calon Wakil Wali Kota Bandung Aries soroti kemiskian di Bandung

Calon Wakil Wali Kota Bandung , Aries Supriatna
Bandung.merdeka.com - Calon Wakil Wali Kota (Cawawalkot) nomor urut 2, Aries Supriatna mengatakan, di tengah pesatnya pembangunan di Kota Bandung, ternyata terjadi ketimpangan yang sangat mencolok dalam urusan ekonomi dan kesejahteraan sosial di antara warga Kota Bandung.
Hal ini dibuktikan dengan angka gini rasio yang mencapai 0,42 persen yang berarti pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung tidak diikuti dengan terjadinya kesejahteraan sosial masyarakat.
"Bandung itu kelihatannya megah, indah tetapi di balik itu, kondisi-kondisi miris setiap hari Saya temukan. Banyak sekali warga Bandung yang hidup tidak layak. Itu fakta, bukan cerita khayalan," kata Aries saat berdialog dengan warga Kelurahan Pelindung Hewan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Rabu (28/3).
Menurut dia, pertumbuhan ekonomi selama ini masih hanya dirasakan oleh segelintir kelompok saja. Di sisi lain, masih banyak warga yang hidup sangat miskin. Belum lagi dengan persoalan pengangguran dan anak putus sekolah. Selain itu, masih banyak warga yang hidup di kawasan kumuh dan rumah tidak layak huni.
Untuk itu Aries berkomitmen bila pasangan Yossi-Aries mendapat amanah untuk memimpin Bandung, salah satu persoalan yang mendapat prioritas adalah menyelesaikan persoalan-persoalan kesejehateraan masyarakat. Mulai dari kemiskinan, pengangguran, kekumuhan, pendidikan, kesehatan hingga pembangunan infrastruktur yang layak dan berkeadilan.
"Untuk menyelesaikan persoalan-persoalan kesejehteraan tersebut, yang paling prinsip adalah berkaitan dengan kebijakan. Kami pasangan Yossi-Aries berkomitmen akan mengalokasilan minimal 60 persen APBD Kota Bandung untuk mengatasi masalah kesejahteraan," kata dia.
Aries mengungkapkan, dengan total APBD Kota Bandung sebesar Rp 7 triliun, dia optimistis dapat mengurangi angka kemiskinan, pengangguran serta mengatasi kawasan kumuh secara signifikan bila 60 persen APBD digelontorkan untuk mengatasi masalah kesejahteraan. Geliat perekonomian masyarakat pun akan tumbuh subur sehingga kesejehteraan nasyarakat akan semakin meningkat.
"Pembangunan fisik di Kota Bandung sudah cukup baik sehingga fokus pembangunan Kota Bandung akan fokus pada pembangunan SDM, ekonomi masyarakat serta penyelesaian persoalan-persoalan kesejahteraan sosial," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak