Lengkapi kebutuhan nutrisi tubuh dengan ekstrak ikan gabus

user
Endang Saputra 06 Maret 2018, 10:45 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Manfaat ikan gabus untuk kesehatan sangat fenomenal, hal ini karena kandungan protein ikan ini adalah salah satu yang tertinggi dibanding berbagai jenis daging ikan lainnya. Ikan gabus yang diekstrak mampu melengkapi kebutuhan nutrisi pada tubuh.

General Manager PT Prima Medika Laboratories, Daniel Thian mengatakan, untuk menjalani hidup sehat, ada dua faktor yang harus dilakukan. Yakni aktivitas seperti olahraga, serta nutrisi yakni konsumsi makanan bergizi.

"Jika aktivitas jasmani sudah optimal, maka nutrisi yang diperlukan tubuh juga harus terpenuhi. Salah satunya adalah dengan ekstrak ikan gabus," ujar Daniel kepada Merdeka Bandung, belum lama ini.

Ikan gabus merupakan salah satu hewan yang dikenal memiliki banyak manfaat. Bahkan, kandungan protein pada ikan ini menjadi salah satu paling tinggi dibandingkan dengan berbagai ikan lainnya.

Bentuknya yang sepintas mirip dengan ikan lele ini, kemudian diambil ekstraknya oleh PT Prima Medika Laboratories untuk dijadikan sebuah suplemen kesehatan bertitle Albusmin.

"Albusmin ini berasal dari ekstrak ikan gabus yang mengandung 80,55 persen protein, serta 33,07 persen albumin. Albumin merupakan bagian dalam plasma protein di dalam darah yang berfungsi sebagai sarana transportasi nutrisi ke seluruh tubuh," jelas dia.

Tak hanya itu saja, kandungan lain yang terdapat dalam Albusmin adalah omega tiga, enam, serta sembilan. Lalu ada kalsium, fosfor, asam amink, dan mineral penting lainnya.

"Albusmin termasuk produk jamu yang dapat dikonsumsi oleh remaja, dewasa hingga orang tua. Albusmin juga akan dikonsumsi setiap hari untuk membantu menjaga kesehatan dan membantu mempercepat proses pemulihan," katanya.

Selain itu, kata Daniel bahwa pertumbuhan penjualan produk OTC (Over The Counter) farmasi pada tahun 2017 silam meningkat hingga 40 persen.

Menilik pertumbuhan pesat tersebut, Daniel mengaku optimis ditahun 2018 ini angka pertumbuhan penjualan produk OTC akan meningkat dengan jumlah yang tak jauh berbeda dengan tahun lalu.

"Tentunya ya sangat optimis, soalnya tahun 2017 saja secara global kita mampu tumbuh hingga 40 persen," ujar Daniel saat ditemui di Hotrl de Paviljoen, Jalan LLRE. Martadinata.

Belakangan ini, pihaknya tengah mengembangkan produk suplemen yang baik untuk tubuh. Pengembangan dibidang suplemen karena melihat pasar tersebut terus mengalami peningkatan pesat.

"Pertumbuhan produk OTC ini sangat pesat sekali, makanya kita akan fokus ke situ untuk tahun ini," tuturnya.

Produk OTC yang merupakan obat tanpa resep dokter seperti suplemen memang digandrungi karena diyakini mampu meningkatkan stamina tubuh. Tak heran jika penjualannya terus meningkat setiap tahunnya.

Kredit

Bagikan