Emil: Tahun depan tahun politik, kejelekan Bandung pasti dipolitisir


Bandung.merdeka.com - Pada tahun ketiga memimpin Kota Bandung, pasangan Ridwan Kamil - Oded M Danial masih menyisakan pekerjaan rumah. Berdasarkan Data Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Bandung, ada dua janji kampanye yang belum terpenuhi yakni santunan kematian Rp 2 juta per jiwa dan subsidi harga sembako dan gas 3 Kg.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan dua janji kampanye tersebut akan segera dituntaskan di sisa kepemimpinannya hingga September 2018 mendatang. Untuk santunan kematian Rp 2 juta per jiwa akan dikonversi dalam pengurusan pemakaman tanpa biaya alias gratis.
"Dana kematian Rp 2 juta akan kita konversi jadi gratis dalam pengurusan pemakamam. Jadi saya engga ngasih rupiahnya ketika orang meninggal, tapi biaya pemakaman, tukangnya, apanya akan kita gratiskan. Jadi sama saja sebenarnya," ujar Ridwan Kamil kepada wartawan seusai menggelar rapat dengan Forum Pimpinan Daerah bersama SKPD di Best Western Premier La Grande, Jalan Merdeka, Rabu (3/5).
Adapun untuk program subsidi gas 3 kg kata Emil masih terkendala di PT Pertamina. Namun dia memastikan akan mencari solusi untuk segera merealisasikan program tersebut.
"Jadi untuk urusan gas ini masih ada kendala di Pertamina. Akan segera kami selesaikan," katanya.
Emil mengungkapkan, dalam rangka pemenuhan janji itu pula pihaknya menggelar rapat kerja bersama Forum Pimpinan Daerah serta kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dalam rangka penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) Kota Bandung tahun 2018. Dalam rapat tersebut dibahas tentang program kerja 2018 yang merupakan tahun terakhirnya menjabat sebagai walikota.
"Tahun depan adalah tahun kemantapan infrastruktur tidak boleh ada lagi infrastruktur yang rusak, jelek dan sebagainya. Tahun depan juga tahun politis, kondusifitas keamanan di Bandung harus ditingkatkan. Tiap kejelekan keburukan Bandung pasti akan dieksploitisir makanya harus ada tindakan premetif dari sekarang,” ungkapnya.
Menurut Emil, di tahun 2018 mendatang akan banyak renovasi bangunan baru di Kota Bandung. Mulai dari gedung kesenian hingga gedung olahraga.
"Renovasi gedung kesenian Sri Mayang Sunda akan ditingkatkan menjadi standar internasional. Kawasan Lodaya juga akan diperbaiki jadi kawasan pemuda dan olahraga. Selain itu, semua jalan di Bandung akan punya Gerbang Kujang Kencana untuk menunjukkan identitas Sunda walaupun kotanya modern. Termasuk penguatan kesehatan, pembangunan rumah sakit, puskesmas dilengkapi rawat inap," ujarnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak