Ridwan Kamil ajak pengusaha bangun pemukiman korban bencana Garut

Wakil Bupati Garut Helmy Budiman, pengusaha Dato’ Sri Tahir dan Ridwan Kamil
Bandung.merdeka.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengajak para pengusaha untuk membangun pemukiman untuk relokasi korban bencana di Garut. Seperti diketahui, bencana banjir bandang yang menerjang Garut pada pertengahan September lalu ini menghancurkan pemukiman penduduk akibat meluapnya Sungai Cimanuk dan Sungai Cikamuri.
Ridwan Kamil bersama Wakil Bupati Garut Helmy Budiman mengunjungi lokasi yang akan dibangun di Kelurahan Lengkong Jaya, Kecamatan Karang Pawitan, Garut, Senin (17/11) kemarin. Dalam kunjungan tersebut, pria yang akrab disapa Emil ini pun mengajak konglomerat terkenal Dato’ Sri Tahir untuk merealisasikan rencana tersebut
Emil mengatakan, sebanyak 600 unit rumah baru dibutuhkan untuk korban bencana di Garut ini. Adapun di lokasi ini sebanyak 80 unit yang akan direalisasikan. "Yang dibutuhkan sebenernya 600 unit, tapi di lokasi ini ada sekitar 80-an unit. Kalau Pak Tahir bantu positifnya Insya Allah yang lain-lain juga bantu lah," ujar Emil.
Emil mengaku datang langsung ke lokasi, karena ini memang tugas bersama terkait kebencanaan jadi sudah seharusnya. Terlebih lagi dirinya memiliki hubungan emosional dengan Garut. "Saya pun kan di Bandung bukan di Garut. Tapi kalau kakek saya, dua-duanya orang garut jadi ada hubungan emosional," katanya.
Lebih lanjut Emil mengatakan, Tahir sendiri merupakan pengusaha yang banyak fokus diisu kemanusiaan. "Pak Tahir ini banyak fokus dikemanusiaan dan beliau juga gesit dan sangat baik. Sehingga diajak untuk melihat langsung di lokasi relokasi pertama di sini. Rencananya kalau menurut dari Pemkab Garut sekitar 80 unit," katanya.
Emil yang juga seorang arsitek menyarankan agar pembangunan rumah warga mengunakan teknologi Knock Down. Sehingga pengerjaan akan lebih cepat selesai. "Jadi tidak harus menunggu dindingnya kering, karena knock down itu dindingnya udah. Jadi dibawa dipasang diskrup begitu yah, hasilnya tidak ada bedanya," kata Emil.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak