BPLHD sebut perusak lingkungan sama dengan teroris

Banjir
Bandung.merdeka.com - Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Provinsi Jabar Anang Sudharna menyebut perusak lingkungan adalah layaknya seorang teroris, karena sama-sama mengancam kehidupan banyak orang. Oleh sebab itu, pencegahan dan penindakan bagi perusak lingkungan harus menjadi perhatian khusus.
BPLHD Jabar kemudian menggagas tim layaknya Detasemen Khusus (Densus) 88 yang melakukan pencegahan dan penindakan terhadap teroris konvensional. "Namanya Densus 99," kata Anang saat ditemui di kantornya di Jalan Naripan, Kota Bandung, Senin (17/10).
Densus 99 ini menurut dia, dibuat sebagai upaya tindakan tegas terhadap pelaku perusak lingkungan. Dia menyebut kerusakan lingkungan di Jawa Barat sudah sangat parah. Hal itu bisa dilihat dari rentetan bencana alam. Yang paling dekat bisa dilihat yakni Kabupaten Garut pada September lalu.
"Terorisme lingkungan ini korbannya selalu lebih banyak dibandingkan terorisme konvensional. Saya 10 tahun tinggal di Bandung, enggak ada korban tewas karena terorisme konvensional. Sedangkan terorisme lingkungan ini setiap tahunnya korban berjatuhan," ujarnya. Korban di Jabar kebanyakan atas peristiwa banjir dan longsor.
Dia menganalogikan, teroris lingkungan dengan teroris konvensional. Menurutnya itu masih dalam satu artian di mana kedua teroris itu adalah kelompok orang yang memaksakan diri mendapat keuntungan.
"Di sini makannya saya samakan teroris konvensional dengan teroris lingkungan. Mereka ngeruk sana sini sehingga menyebabkan korban," ujarnya.
Sebelumnya, Pemprov Jabar telah membentuk tim Samsat (Sistem administrasi Manunggal Satu Atap) Lingkungan. Samsat lingkungan dirumuskan untuk mengentaskan masalah yang ada di daerah aliran sungai (DAS) Cimanuk, DAS Citarum Bestari dan tim penyelamatan Kawasan Bandung Utara (KBU).
Dia menambahkan, Densus 99 ini tidak akan tumpang tindih dengan Samsat yang sudah dibuat sejak Januari 2016 lalu. Hanya saja tim ini benar-benar fokus karena tim dari beberapa elemen ini akan memiliki kewenangan.
"Kalau evaluasi kami Samsat memang kurang efektif. Personel melekat di institusi asal, nah ini harusnya di BKO-kan fokus di situ. Penyidik di situ, penuntutan. Paling tidak penyelidikan dan penyidikan dalam satu komando. Nanti mungkin bisa di bawah komando Kapolda misalnya," ujarnya.
Layaknya kepolisian yang sebelumnya memiliki kewenangan penuh akan penindakan terhadap perkara korupsi, kini bebannya bisa diringankan dengan keberadaan KPK. "Kaya KPK dan polisi, dua-duanya jalan polisi masih bisakan menyelidik korupsi. Nah Densus 99 ini lebih dalam. Langkah seperti ini muncul dan tumbuh muncul dari setiap pelaku usaha agar kesadaran itu hadir untuk tidak merusak lingkungan," kata Anang.
Dia menambahkan, usulan tersebut baru akan digulirkan pada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dalam waktu dekat ini. "Kalau secara personel sudah saya sampaikan via pesan WA (WhatsApp) dan responnya baik untuk digulirkan jadi pembahasan bersama," ujar dia.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak