Musisi Ferry Curtis kampanye gerakan membaca lewat lagu

Ferry Curtis
Bandung.merdeka.com - Ferry Curtis menjadi salah satu musisi balada yang getol mengampanyekan gerakan membaca lewat lagu-lagunya. Agenda terdekat, ia akan turut mendukung gerakan literasi Jawa Barat di Bandung, 18-19 Agustus mendatang.
Gerakan literasi Jawa Barat pada dasarnya sama dengan acara Makassar Gemar Membaca 2008, event yang didukung Ferry Curtis bersama musisi Katon Bagaskara, yakni mengajak generasi muda untuk rajin membaca.
Dalam gerakan literasi Jawa Barat nanti, alumnus Jurusan Teater Sekolah Tinggi Seni Indonesia (kini ISBI) Bandung 1994 akan bekerja sama dengan anak-anak SDN Sabang, Bandung.
Ada tiga lagu yang akan dibawakan dalam gerakan literasi tersebut, yakni Ke Pustaka, Cinta Untuk Semua Guru, dan Mari Membaca. Ketiga lagu ini diciptakan dan diaransemen Ferry sendiri.
Pada event Makassar Gemar Membaca, lagu Ke Pustaka mendapatkan Award dan menjadi bahan studi literasi di Malaysia. “Ketiga lagu ini berusaha menyadarkan pentingnya membaca. Bangsa yang maju adalah bangsa pembaca,” jelas Ferry Curtis, saat berbincang dengan Merdeka Bandung, Jumat (12/8).
Setiap peradaban dibangun dengan budaya membaca. Wahyu pertama yang didapat Nabi Muhammad SAW, kata Ferry, adalah perintah “iqra” atau bacalah. Untuk menumbuhkan minat baca itulah ia selalu menyanyikan salah satu atau ketiga lagu tersebut dalam setiap kesempatan. Khusus lagu Cinta Untuk Semua Guru, selain betema baca tulis juga mengingatkan peran penting guru.
“Tanpa guru kita tidak akan mungkin bisa membaca. Lagu ini mengajak kita sadar akan pentingnya penghormatan pada guru”, ujar pria kelahiran Purwakarta, 20 Oktober 1969.
Bagaimana ketiga lagu itu yang mendukung gerakan literasi, berikut liriknya:
"KE PUSTAKA""
Membaca membuka hati
Membaca segarkan jiwa
Yang membuka belantara
ketidaktahuan kita
Buku bagai setetes air
yang jatuh dipadang pasir
menolong dahaga kita
tembusi cakrawala
Gudang ilmu adalah buku
yang membuka jendela dunia
kuncinya harus membaca
Yo Ayo Ke Pustaka.
[2003]
"MARI MEMBACA"
Yo ayo ke pustaka
Yo ayo mari membaca
Guru yang hebat senang membaca
Murid yang pandai selalu membaca
Pemimpin besar pasti membaca
Bangsa yang maju bangsa pembaca.
Yo ayo ke pustaka
Yo ayo mari membaca
[2013]
"CINTA UNTUK SEMUA GURU"
Tanpamu aku tidak bisa
menulis dan membaca
menambah mengurangi
mengkali dan membagi
angka-angka
Sopan santun kau ajarkan
tatakrama kau tanamkan
rendah hati kau contohkan
semangat hidup yang membara
di dada ini karena engkau
Menjadi jiwa pengisi sukma
insan merdeka Bangsa Indonesia
Menjadi jiwa pengisi sukma
insan merdeka Bangsa Indonesia
Tabikku hormatku cintaku
untukmu semua Guru..
[2015]
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak