50 Guru PAUD berkumpul di Sabuga ikut workshop "Lagu Anak Hebat"

user
Muhammad Hasits 17 April 2016, 17:14 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Sebanyak 50 guru PAUD dari Bandung berkumpul di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) untuk mengikuti kegiatan workshop "Lagu Anak Hebat" yang diselenggarakan oleh Jendela Ide dan bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Indonesia Corruption Watch (ICW), Kementerian Pendidikan dan Budaya, MSI dan komunitas lokal, Minggu (17/4).

Pendiri Yayasan Jendela Ide, Marintan Sirait menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mentransfer nilai integritas secara unik, kreatif di lingkungan belajar mengajar. Workshop ini dilaksanakan di delapan kota besar di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan untuk guru-guru PAUD, pendamping dan fasilitator anak usia dini di Bandung.
 
Korupsi telah menjadi penyakit kronis yang melibatkan berbagai pihak, baik yang berasal dari pejabat pemerintah, pelaku bisnis maupun masyarakat. Oleh karenanya, memberantas korupsi harus dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat melalui berbagai cara, strategi dan metode.  Musik merupakan salah satu media yang relevan karena dapat diapresiasi oleh segala usia dan kalangan, termasuk oleh anak-anak usia dini.

"Melalui musik diharapkan dapat dibangun budaya, lingkungan dan karakter anak berintegritas sejak usia dini," ujar Marintan kepada Merdeka Bandung saat ditemui dalam acara "Lagu Anak Hebat" di Sabuga.
 
Dalam sebuah Baseline study Pembangunan Budaya Anti Korupsi Berbasis Keluarga yang dilakukan KPK pada tahun 2012-2013 di Yogyakarta dan Solo, keluarga merupakan tiang utama dalam pemberantasan korupsi. Keluarga yang memiliki nilai integritas yang ditanamkan sejak dini akan membentuk karakter kuat dan budaya bersih. Oleh karenanya, keluarga dinilai dapat mencegah anggota keluarga lainnya melakukan tindakan korupsi secara aktif.
 
Dalam workshop yang dilaksanakan satu hari ini, guru-guru PAUD didampingi oleh fasilitator Jendela Ide yang berlatar belakang pendidikan musik ataupun guru. Mereka akan mengembangkan nada dan lirik dari Album Lagu Anak Hebat, yang disesuaikan dengan segmen usia, konsep pertumbuhan anak dan jangkauan berisikan tentang nilai integritas, dan praktik-praktik korupsi dalam kehidupan sehari-hari.
 
"Harapannya guru-guru PAUD dapat menyampaikan nilai integritas dalam proses belajar-mengajar melalui musik yang menyenangkan dan mudah dicerna. Pesan-pesan tersebut lalu dikemas dalam balutan musik dan lagu yang mudah dicerna oleh anak-anak. Pendidikan antikorupsi tak hanya didapat dalam pendidikan formal baku di sekolah, namun juga harus dikemas secara ringan dan mudah diingat," ujar Sely Martini dari ICW.

Kredit

Bagikan