Bengkel Tari AyuBulan, fokus ajarkan Legong sejak 1994

Oleh Farah Fuadona pada 31 Mei 2016, 11:32 WIB

Bandung.merdeka.com - Berdiri sejak 1994 di Bandung, Bengkel Tari AyuBulan fokus mengajarkan dan mempertunjukkan seni tari Bali klasik, khususnya tari Legong.

Legong, merupakan tari Bali yang memiliki banyak ragam namun tidak terlalu diketahui dan diapresiasi di luar Bali pada umumnya. Terlebih pendiri bengkel tari tersebut adalah maestro Legong Indonesia, Ayu Bulantrisna Djelantik.

Sejak kecil, Ayu Bulantrisna Djelantik atau akrab disapa Bulan ini merupakan penari Condong Legong Lasem yang terkemuka di Indonesia dan dunia. Tak heran jika ia menurunkan ilmu pada murid-murid dibengkel tarinya.

Para penari Legong dibengkel tarinya datang dari berbagai profesi dan suku di Indonesia dan telah menari bersama bertahun-tahun serta memiliki passion dan kemampuan setara dalam menari walaupun tersebar domisilinya.

"Saat ini Bengkel Tari AyuBulan ada di Jakarta dan Bandung. Total keseluruhan pementas Legong asuhan kami yang aktif ada 22 orang," ujar Bulan kepada Merdeka Bandung, Selasa (31/5).

Dalam kebersamaan selama 20 tahun ini, para Legongers istilah bagi para penari dan Biyang Bulan, panggilan untuk Bulan, sudah berlatih serta menarikan bersama berbagai tari Legong dan Palegongan dalam pementasan yang sudah tak terhitung jumlahnya.

"Bengkel Tari AyuBulan telah tampil di Rusia, Cina, Perancis, Belanda, Thailand, dan beberapa kali di Singapura. Para penarinya juga sudah terpilih tampil diberbagai even penting seperti Garuda Legong di event kolosal Garuda Wisnu Kencana Bali," ujar dia.

Tag Terkait