Anwar Sanusi puji kualitas eks kiper Persib yang kini bela Mitra Kukar


Shahar Ganjar
Bandung.merdeka.com - Kurang mendapatkan kesempatan untuk bermain bersama Persib Bandung, kiper Shahar Ginanjar kini bersinar bersama Mitra Kukar. Dia mampu membawa tim yang dibelanya saat ini melaju ke babak final Piala Jenderal Sudirman.
‎Sejak bergabung bersama Persib tahun 2012 lalu, Shahar hanya menjadi kiper pelapis untuk menggantikan I Made Wirawan. Bahkan posisinya sempat bergeser menjadi kiper ketiga saat M Nasir bergabung dengan skuat Persib Bandung pada 2014.
Shahar pun memilih hengkang dari Persib dan memilih bergabung dengan tim asal Kalimantan, Mitra Kukar. Kurang kesempatan bermain menjadi salah satu alasan kiper yang pernah mengenakan nomor punggung 12 itu memilih membela tim lain.
Kini bersama Mitra Kukar, Shahar dipilih menjadi kiper utama dan menjadi sosok penting atas keberhasilan Mitra Kukar. Dia pun menjadi pemain kunci ketika drama adu penalti di babak semifinal menghadapi Arema Cronous setelah menggagalkan tendangan Hendro Siswanto dan Christian Gonzales.
Penampilan Shahar pun mendapatkan pujian dari pelatih kiper Persib Bandung, Anwar Sanusi. Menurut dia, performa yang ditampilkan pemain yang pernah diasuhnya itu tidak mengejutkan untuknya. "Kalau dia (Shahar) bermain bagus, saya tidak kaget," ujar Away di Bandung, Rabu (19/1).
Pelatih yang akrab disapa Away itu telah mengenal dengan baik kualitas Shahar. Selain memiliki postur tubuh ideal sebagai kiper, menurutnya Shahar memiliki reflek yang bagus, penempatan posisi yang baik, seampai kemampuan membaca permainan dengan baik.
"Di kita (Persib) memang kesempatan dia untuk bermain memang kurang. Tapi ketika dia pindah ke tim yang memberikan kesempatan bermainnya besar, dia sudah siap dari segi mental, tekniknya juga sudah teruji," ucapnya.
Mengenai jarangnya diberi kesempatan bermain untuk Shahar, tidak terlepas dari sulitnya jajaran pelatih untuk memutuskan berganti-ganti posisi kiper. Menurut Away, hal itu berbeda dengan pemain di posisi lain yang relatif lebih mudah dibongkar pasang.
"Kita akan sulit merotasi untuk kiper, kecuali memang ada hal-hal yang memungkinkan (kiper pelapis) untuk bermain. Misalnya kiper (utama) cedera atau kena akumulasi kartu kuning. Semua tim rata-rata sama seperti itu (sulit mengganti kiper utama)," jelas Away.
Meski jarang bermain, menurutnya Shahar selama di Persib bisa menjawab kepercayaan pelatih ketika turun menggantikan posisi kiper utama.‎ Away pun mendoakan agar penampilan Shahar bersama Mitra Kukar terus berkembang. Sehingga karir eks asuhannya itu bisa semakin cemerlang.
"Di sini ketika dia diberi kepercayaan main, penampilannya cukup bagus," katanya.‎
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak