Kemungkinan Persib tertimpa sanksi, begini kata Mario Gomez

Mario Gomez©PERSIB.co.id/Rivan Mandala.
Bandung.merdeka.com - Kasus tewasnya suporter Persija, Haringga Sirila jelang pertandingan Persib vs Persija pada Minggu (23/9) lalu menjadi perhatian semua pihak. Sejumlah rumor yang beredar, kemungkinan Persib akan tertimpa sanksi berat terkait insiden tersebut.
Pelatih Persib Bandung Mario Gomez angkat bicara terkait hal tersebut. Gomez mengaku heran jika timnya harus terkena sanksi.
"Kami hanya bisa berlatih. Kami ingin kejelasan kapan dimulai kembali karena ini ditunda. Itu bukan keputusan kami, keputusan kami hanya berlatih dan bersiap melawan Madura karena lawan kami berikutnya adalah Madura, itu saja," ujar Gomez, Kamis (27/9).
Gomez pun mempertanyakan jika Persib nantinya akan mendapat sanksi. Menurutnya sanksi seharusnya sudah diterapkan sejak sebelumnya. Mengingat insiden ini bukanlah yang pertama kali.
"Dan saya katakan banyak kejadian seperti ini sebelumnya, kenapa bukan dari sebelumnya melakukan itu? (beri sanksi). Kenapa bukan dari 2012 karena disana juga ada korban. Dua bulan lalu, kenapa bukan saat itu (ambil keputusan sanksi)," kata dia.
Menurut Gomez, kejadian ini tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi juga di kompetisi negara-negara lain seperti Eropa dan Amerika.
"Sebagai contoh di Argentina situasinya sangat keras, tapi di luar (stadion) itu urusan dari kepolisian dan di dalam itu baru masalah klub. Mungkin di laga berikutnya kami tidak bisa bermain di stadion atau hukuman lainnya (jika masalah di dalam stadion) tapi di luar itu urusan polisi, bukan hanya dalam kasus ini Persib tapi itu dimanapun. Itu juga berlaku di negara lain termasuk di Eropa. Tentu ini situasi buruk karena menghilangkan nyawa seseorang tapi dari pengalaman saya di luar stadion itu beda dengan di dalam," ucapnya.
Gomez pun berharap kejelasan terkait penundaan kompetisi. Sebab secara tidak langsung berimbas kepada timnya.
"Memang tidak bagus penundaan ini untuk tim, karena kami sedang dalam laju yang bagus setelah memenangkan pertandingan terakhir lawan Persija di El Clasico disini. Tapi saya ulangi ini bukan keputusan kami dan mungkin kami punya lebih banyak waktu untuk latihan dan waktu lebih banyak bagi pemain cedera supaya kondisi dia lebih baik," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak