Tumpeng berundak khas Bali dari Betutu Lalah


Bandung.merdeka.com - Bila kebanyakan tumpeng memiliki bentuk kerucut dengan hanya dibuat dari nasi kuning, berbeda dengan tumpeng dari Betutu Lalah. Di sini, tumpeng dibuat dengan bentuk berundak dan tersuguh dalam dua varian nasi yakni kuning dan putih.
Mengusung konsep resto khas Bali, tumpeng yang disuguhkan juga terbilang beda. Tak hanya dari bentuk tumpengnya berundak menyerupai tangga dengan kerucut bagian atas, dari segi makanan pendamping juga terlihat perbedaannya.
Pemilik Betutu Lalah, Felicia Adriani mengatakan, setidaknya ada 10 macam makanan pendamping di dalam sepaket tumpeng Bali itu. Di antaranya adalah urab kalas, sambal matah, ayam pelalah, usus goreng, dan dendeng sapi.
"Jadi banyak pilihan untuk yang makan makanya kami suguhan isian cukup variatif. Kami juga suguhan nasi dua macam yaitu putih dan kuning. Soalnya makanan khas Bali itu biasanya lebih enak disantap sama nasi putih," ujar Felicia kepada Merdeka Bandung, Senin (29/2).
Yang tentunya khas dan menjadi andalan dari tumpeng khas Bali ini adalah pembubuhan seekor ayam betutu utuh pada bagian tengah sebagai tambahan. Dengan bumbu khas asli Bali, ayam betutu bercitarasa pedas ini menjadi andalannya.
"Additional sih bisa pakai atau enggak. Kalau mau pakai ayam betutu kena tambahan Rp 300 ribu. Untuk tumpengnya sendiri kita ada tiga ukuran mulai untuk lima orang hingga 20 orang. Harga juga variatif mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 700 ribu," jelasnya.
Biasanya, tumpeng Bali ada di setiap hajatan keagamaan. Namun, di Kota Kembang tumpeng ini kerap dipesan untuk acara syukuran ataupun hanya kala kumpul keluarga. Tertarik? Datang saja langsung ke Betutu Lalah di Cihampelas No. 66. Selamat mencoba.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak