Soal minat baca, bukan hanya pada murid tapi juga guru dan orangtua

user
Muhammad Hasits 14 Mei 2016, 15:49 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com -

Bicara soal minat baca, tak sedikit orangtua atau guru yang memaksakan anak untuk melakukannya dengan rajin. Padahal, minat baca bukan hanya tugas sang buah hati tercinta. Melainkan dibutuhkan sinergi yang baik antara orangtua serta guru.

Guna menekankan pentingnya sinergi orangtua dan guru dalam menumbuhkan minat baca pada anak, British Council melalui entitas Yayasan Dewan Inggris Indonesia dan HSBC menggelar kegiatan "Kids Read 2016" di SDN Banjarsari, Jalan Merdeka, Sabtu (14/5).

Kegiatan komunitas yang melibatkan 85 guru SD, 60 siswa, dan 40 orangtua ini mendapat sambutan baik dari para penerima manfaat program. Kegiatan ini didukung oleh relawan dari HSBC dan Bank Ekonomi, komunitas mendongeng Bengkel Kriya Imut (Bengkimut) serta komunitas WEWO (Weekend Workshop).

Master trainer program Kids Read 2016, Itje Chodijah menjelaskan, ini merupakan program Kids Read ini adalah program yang holistik karena orangtua, guru, sekolah, dan anak-anak dirangsang untuk mencintai membaca.

"Cerita adalah alat yang paling ampuh untuk merangsang minat baca anak. Membaca memerlukan metode yang baik dalam penyampaiannya agar pesan dan pelajaran yang disampaikan dalam cerita tersebut dapat diterima dengan baik oleh anak-anak," ujar Itje kepada Merdeka Bandung saat ditemui di SDN Banjarsari, Sabtu (14/5).

Dalam kegiatan yang diselenggarakan sejak pukul 09.00 WIB itu diikuti oleh 15 sekolah mitra British Council dan HSBC dalam program "Kids Read 2016" di Bandung di antaranya SDN Cimuncang, SDN Cirateun, SDN Pajajaran, SDN Patra Komala, SDN Langensari, dan SDN Cibeureum.

Head of Corporate Sustainability HSBC Indonesia, Nuni Sutyoko mengatakan, program "Kids Read" yang diharapkan semakin menumbuhkan minat baca pada semakin banyak anak didik, agar semakin banyak pula pintu keberhasilan terbuka bagi anak-anak SD dikemudian hari.

"Hal ini hanya dapat diwujudkan dengan sinergi dan keselarasan yang tercipta antara guru, orangtua, dan murid. Seperti yang nyata terlihat dikegiatan komunitas yang diselenggarakan hari ini," jelas Nuni.

Program "Kids Read" ini merupakan kegiatan kedua setelah tahun lalu sukses diselenggarakan di Jakarta. Ini merupakan program lanjutan yang sebelumnya telah menjangkau 1.862 siswa, 610 guru, dan 172 sekolah hang tersebar diwilayah Jabodetabek.

Kredit

Bagikan