Perempuan lintas profesi bentuk komunitas ikut bantu UMKM

user
Muhammad Hasits 19 April 2017, 14:25 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Di era modern ini, semakin banyak komunitas terbentuk dan juga membuat kegiatan-kegiatan positif. Namun selama ini, masih ada saja pihak yang memandang sebelah mata kaum wanita yang bersatu membangun sebuah komunitas.

Tapi kini para perempuan lintas profesi bersatu lewat sebuah wadah bernama PPLIPI atau Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi. Komunitas ini memiliki sebuah terobosan mengajak para perempuan Indonesia untuk bersatu di atas perbedaan profesi.

Ketua umum PPLIPI Indah Suryadharma Ali mengatakan, PPLIPI sejak awal memiliki tujuan menghimpun para perempuan dari berbagai profesi dalam satu wadah organisasi yang bisa memperjuangkan dan meningkatkan kualitas SDM perempuan. Selain itu juga mencetak perempuan-perempuan mandiri, memberdayakan kaum perempuan dalam membantu mensejahterakan keluarga dan berperan serta dalam mengisi pembangunan nasional.

"PPLIPI menjadi organisasi untuk mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan melalui pemberdayaan kaum perempuan. Sehingga menjadi pilar yang kuat dalam pembangunan bangsa dan negara," ujarnya dalam acara Pelantikan Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) di Holiday Inn Pasteur, Jln. Dr. Djundjunan, Bandung, Selasa (18/4).

Menurut dia, selama ini banyak dari komunitas perempuan yang terbentuk karena berbasis hobi yang sama. Mulai dari kolektor, otomotif, hingga aktivitas yang sama. Tapi PPLIPI  memiliki sebuah terobosan yang mengajak para perempuan Indonesia untuk bersatu di atas perbedaan profesi.

"PPLIPI memperjuangkan aspirasi perempuan dalam segala lintas profesi dan memperdayakan perempuan Indonesia untuk lebih mandiri dan maju," katanya.

Indah mencontohkan salah satu program yang digagas oleh PPLIPI yakni dengan membantu para pelaku UMKM. Hal ini dilakukan sebab, sebagian besar pelaku UMKM merupakan perempuan. PPLIPI sendiri kata dia sudah bekerjasama dengan pihak di Malaysia untuk membuka pemasaran produk dari pelaku UMKM dari Indonesia

"Untuk UMKM ini luar biasa karena mayoritas dikerjakan oleh perempuan seperti industri fesysen, kuliner, kerajinan tangan. Apalagi di Jabar ini pusatnya. Kebetulan kita di komisi kemitraan luar negeri sudah berjalan ke Malaysia bertemu tokoh penting untuk membuka peluang untuk pemasaran produk Indonesia," ucapnya.

Selain itu lanjut Indah, pihaknya juga berencana membuka sebuah pusat pendidikan kaum perempuan. Hal ini sebagai salah satu bentuk pemberdayaan perempuan  dalam bentuk pengetahuan.

"Kita sedang menggodok pusat belajar bagi perempuan dalam bentuk rumah belajar atau PPLIPI institute. Kita  berharap ini menjadi semacam rumah bagi perempuan Indonesia," ungkapnya.

Dalam acara tersebut dihadiri pula oleh Sekretaris Jenderal PPLIPI Maya Miranda Ambarsari serta Istri Gubernur Jabar Netty Heryawan yang diangkat sebagai Dewan kehormatan PPLIPI Jawa Barat. Adapun Ketua DPW PPLIPI Jabar resmi diemban oleh Vonny Hamid.

Kredit

Bagikan