Oded dukung Program Toko Tani Indonesia untuk diterapkan di Bandung

Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial dukung Program Toko Tani Indonesia
Bandung.merdeka.com - Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyatakan dukungannya terhadap program Toko Tani Indonesia (TTI) yang digagas oleh pemerintah pusat. Dengan adanya program ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan produk pangan yang berkualitas dengan harga terjangkau.
Hal itu diungkapkan Oded di sela acara peluncuran Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat Melalui Toko Tani Indonesia di Car Free Day Dago,Minggu (15/05). Dalam acara tersebut dihadiri pula oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan
Toko Tani Indonesia (TTI) sendiri merupakan program yang digagas oleh Kementerian Pertanian yang bertujuan untuk memangkas proses distribusi bahan pangan dari produsen ke konsumen. Terdapat 1000 TTI di seluruh Indonesia yang menjual produk pangan yang berkualitas dengan harga terjangkau.
Selama ini, distribusi pangan dari produsen harus melewati 9 titik sebelum sampai ke konsumen. Melalui program ini, rantai ditribusi dipangkas menjadi 3 titik. Harga beli ke petani bisa lebih naik sedangkan harga jual kepada masyarakat bisa lebih turun.
"Sebagai pemerintah daerah kami sangat mendukung program TTI ini untuk menyejahterakan masyarakat," ujar Oded dalam rilis yang diterima Merdeka Bandung.
Oded menyatakan bahwa Pemkot Bandung sendiri memiliki program sembako murah untuk para buruh yang juga menggunakan konsep yang sama.
"Kota Bandung juga punya program bekerja sama dengan PD Pasar. Prinsipnya sama dengan TTI ini, yaitu memangkas mata rantai. Kemarin sudah launching harga pangan murah berkualitasuntuk buruh," katanya.
Program TTI, yang diketuai oleh Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo, telah menggelontorkan dana sebesar Rp 200 juta untuk satu TTI. Dana tersebut digunakan untuk infrastruktur, modal, dan operasional.
Edhy menyatakan bahwa program ini merupakan terobosan yang baik. "Apa yang dilakukan Kementerian Pertanian ini adalah upaya proaktif yang dilakukan oleh pemerintah untuk mendekatkan produsen ke konsumen," ucap Edhy.
Di Jawa Barat terdapat 144 TTI yang tersebar di berbagai daerah. Di Bandung TTI dapat ditemukan di Pasar Kosambi dan Pasar Ciroyom.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak