Supir omprengan dan Ridwan Kamil akhirnya memilih berdamai


Ridwan Kamil dan supir omprengan berdamai
Bandung.merdeka.com - Konflik antara Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dengan supir omprengan bernama Taufik Hidayat akhirnya diselesaikan secara damai. Keduanya bersepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.
Kesepakatan damai ini dilakukan oleh kedua pihak dalam konferensi pers yang digelar di Roemah Enak-Enak, Kota Bandung, Selasa (19/4). Dalam acara tersebut hadir Ridwan Kamil dan Taufik Hidayat yang didampingi kuasa hukumnya masing-masing.
Kuasa Hukum Ridwan Kamil Atang Irawan menuturkan, kedua pihak sepakat untuk berdamai karena masing-masing pihak telah menyadari bahwa insiden penamparan yang terjadi pada Maret lalu ini sebagai sebuah kesalahpahaman. Untuk itu penyelesaian masalah akan dilakukan secara kekeluargaan.
"Kita sudah bersepakat terkait pelaporan Taufik kepada wali kota yakin ada kesalahpahaman. Untuk itu hari ini akan melakukan penyelesaian secara kekeluargaan," ujar Atang di sela acara.
Menurut Atang, kedua belah pihak telah bersepakat untuk tidak melanjutkan perkara ini. Pihak Taufik sendiri kata dia akan segera mencabut laporan yang dibuat di kepolisian.
"Taufik akan mencabut laporan di kepolisian karena pelapor dan wali kota sudah mempunyai persepsi yang sama. Laporannya akan dicabut, kalau tidak hari ini, barangkali besok," katanya.
Di tempat sama, Kuasa Hukum Taufik, I Made Agus Redi Yudana mengatakan keputusan untuk berdamai merupakan niat tulus dari kliennya. Dalam kesepakatan damai ini juga dia menegaskan klienya tidak ada unsur paksaan dari pihak manapun.
"Ada niat baik dia tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun dan tidak ada unsur politik. Tidak ada keuntungan yang diminta dari pihak Pak Taufik Hidayat hingga hari ini tercapainya perdamaian dari kedua belah pihak," katanya.
Dia menyebut, insiden tersebut hanya miss komunikasi antara kedua belah pihak. Sehingga keduanya sepakat untuk berdamai.
"Kedua belah pihak sudah menyadari adanya miss komunikasi antara pemimpin rakyat dan rakyatnya. Dengan niat tulus dari klien kami Pak Taufik Hidayat, miss komunikasi bisa dibereskan," ujarnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak