Berburu beasiswa sambil kuliah umum di Unpad


Unpad
Bandung.merdeka.com - Universitas Padjadjaran (Unpad) bekerja sama dengan One Asia Foundation menggelar kuliah umum Asian Community Lectures dengan tema Asian Community and Sustainable Global Competitiveness.
Direktur Tata Kelola dan Komunikasi Publik Unpad, Soni Akhmad Nulhaqim, mengatakan One Asia Foundation adalah organisasi yang bertujuan untuk membangun suatu komunitas masyarakat Asia melalui berbagai kegiatan dalam bidang ekonomi, pendidikan dan pertukaran budaya.
Kuliah umum akan diselenggarakan pada Februari – Juni 2016. "Lebih kurang sebanyak lima belas kali pertemuan," kata Soni, Kamis (18/2).
Perkuliahan perdana, kata dia, akan dimulai Jumat (19 /2) Pukul: 09.00 – 11.15 WIB di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
Ia menyebutkan, peserta kuliah tersebut ditargetkan sebanyak 200 orang yang berasal dari berbagai fakultas di lingkungan Unpad. "Perkuliahan akan dilaksanakan setiap Jumat di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor," ujarnya.
Dalam kuliah umum ini akan hadir pembicara-pembicara ahli dari dalam maupun luar negeri, di antaranya; Rektor Unpad, Med Tri Hanggono Achmad; President One Asia Foundation, Yoji Sato; dan Takahashi Akira dari Nihon University Faculty of International.
Soni menambahkan, peserta yang mengikuti perkuliahan tidak hanya akan mendapatkan wawasan dan pengetahuan dari pembicara, tapi juga akan mendapatkan sertifikat dan berkesempatan memperoleh beasiswa.
Total beasiswa yang disediakan sebesar USD 3000 atau sekitar Rp 40 juta. Beasiswa berasal dari One Asia Foundation yang akan diberikan pada acara penutupan.
"Seluruh rangkaian kegiatan ini gratis dan tidak dipungut biaya apapun. Adapun, informasi mengenai persyaratan calon peserta kuliah umum dan registrasi online dapat diakses melalui oneasia.unpad.ac.id," katanya.
Unpad, kata dia, berharap kuliah umum ini mampu membangun kerja sama yang baik dengan One Asia Foundation dalam meningkatkan daya saing mahasiswa sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya kerja sama antar negara-negara di Asia.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak