Cari pelaku bom Tahun Baru Polisi minta warga serahkan foto selfie

Polisi
Bandung.merdeka.com - Masyarakat diharapkan membantu kepolisian dalam mengungkap teror bom yang terjadi di Bandung pada malam tahun baru lalu. Bantuan tersebut bisa berupa rekaman kamera, handycam maupun HP hingga foto-foto selfie di lokasi kejadian pada saat menjelang ledakan.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Sulistiyo Pudjo, mengatakan rekaman dari masyarakat nantinya akan diklasifikasi dan dianalisis dengan hasil penyelidikan yang dilakukan kepolisian.
“Kita juga harapkan semua informasi termasuk dari masyarakat punya hendycam, yang selfie-selfie, kita kumpulkan semua,” katanya, di Mapolrestabes Bandung, Senin (4/1).
Menurutnya, polisi memerlukan rekaman video maupun foto di lokasi kejadian pada waktu sebelum kejadian, yakni antara pukul 23.00 sampai pukul 01.20 WIB. Dengan harapan, dokumentasi masyarakat tersebut akan memberi petunjuk bagi penyelidikan.
“Rekaman maupun selfie sekitar pukul 01.20 ke belakang silakan beri ke kami Polda Jabar atau Polrestabes Bandung,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga menghimpun dokumentasi yang muncul di internet khususnya di media sosial terkait TKP ledakan yang muncul di antara waktu ledakan. Semua itu, kata dia, untuk mendukung bukti dan keterangan saksi-saksi.
Menurutnya, ada ribuan informasi di media sosial yang harus disortir polisi. Di antara informasi tersebut, ia yakin ada yang bisa dijadikan petunjuk bagi penyelidikan kasus bom tersebut.
Namun untuk mencapai titik terang, ia menyatakan perlu proses dan waktu. “Itu butuh waktu, umpamanya ada informasi di Twitter ribuan kita klasifikasi, yang sangat serius, yang guyon, itu kita lakukan semua (analisis),” katanya.
Sejauh ini, polisi sudah memeriksa 17 saksi terkait ledakan tersebut. Polisi juga masih mendalami motif peledakan bom yang disimpan di kolong mobil TV One yang parkir di depan Rumah Dinas Wali Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Jumat (1/1) dini hari lalu.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak