Gara-gara abu rokok, Ramdani tewas ditusuk

Ilustrasi korban penusukan
Bandung.merdeka.com - Nahas menimpa Ramdani alias Marwan (22). Hanya karena abu rokok, nyawanya melayang ditikam empat orang. Tubuh Ramdani ditusuk berkali-kali oleh senjata tajam jenis badik.
Insiden berdarah menimpa Ramdani, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh ‎itu terjadi pada Kamis (10/8) sekitar pukul 00.30 WIB di perempatan Gedebage, atau tepatnya di dekat pangkalan ojeg Komplek Panghegar Gedebage, Kelurahan Mekarmulya, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung.
"‎Tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan menimpa korban hingga menyebabkan meninggal dunia menimpa korban bernama Ramdani," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana, di Bandung, Kamis (10/8).
Yoris menjelaskan, kejadian sendiri berawal ketika korban Ramdani bersama Yogi dan Suhadi tengah mengendarai sepeda motor di kawasan Gedebage. Di tengah jalan, korban yang berbonceng tiga ini berpas-pasan dengan pelaku yang sama-sama juga tengah berkendara motor.
"Tiga orang pelaku dengan mengendarai sepeda motor boncengan membuang abu rokok kearah korban," ujarnya. Korban yang terkena abu rokok, merasa tersinggung dan menegur pelaku hingga terjadi perselisihan.
Sempat reda, namun ternyata pelaku masih tak puas dan membuntuti korban disaat menepi di warung nasi goreng. Disitulah pelaku mendatangi korban dan langsung melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata tajam.
"Korban Ramdani pada waktu itu posisinya paling depan dan langsung ditusuk dengan menggunakan sajam jenis badik oleh pelaku," terangnya.
Setelah korban tersungkur pelaku melarikan diri. Ramdani mengalami luka serius dibagian tubuhnya sedangkan Suhadi luka di bagian kepala. "seluruh korban dibawa ke rumah sakit Ujung Berung," terangnya.
Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polrestabes Bandung.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak