Antisipasi geng motor, Pjs Wali Kota : Kita rapatkan barisan bersama polisi

user
Endang Saputra 30 Mei 2018, 15:56 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Warga Bandung sempat dihebohkan dengan beredarnya video yang menunjukkan anggota geng motor membawa senjata tajam di jalan raya. Video yang diketahui diambil di daerah Arcamanik ini sempat viral melalui media sosial dan aplikasi pesan singkat.

Pjs Wali Kota Bandung Muhamad Solihin turut angkat bicara terkait keberadaan geng motor yang kembali meresahkan warga. Menurut Solihin, Pemkot Bandung akan merapatkan barisan bersama aparat kewilayahan dan kepolisian untuk mengantisipasi ulah geng motor.

"Kita sudah mulai merapatkan barisan dengan kewilayahan dengan teman-teman kesbang, dengan Polrestabes supaya ditangani bersama-sama," ujar Solihin kepada wartawan di Pasar Astananyar, Rabu (30/5).

Solihin mengatakan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pemerintah di wilayah sekitar Bandung untuk sama-sama meningkatkan kewaspadaan. Sebab, bukan tidak mungkin anggota geng motor yang meresahkan masyarakat ini berasal dari luar Kota Bandung.

Selain itu dia pun mengimbau kepada para orangtua agar senantiasa mengawasi anak-anaknya. Hal ini untuk mencegah mereka melakukan perbuatan negatif seperri geng motor.

"Ini harus ditangani secara bersama-sama dan orangtua harus diingatkan untuk mengawasi anaknya seketat mungkin. Jadi kalau anaknya mau pergi kemana-mana ditanya, jangan dibiarkan. Jangan sampai terpengaruh hal-hal buruk seperti itu," kata dia.

Apalagi lanjut Solihin saat ini di bulan Ramadan seharusnya diisi dengan amal kebaikan. Bukan malah melakukan tindakan yang meresahkan warga.

"Ini kan bulan Ramadan. Bulan kesempatan kita mendulang berbagai pahala jangan sampai dikotori hal seperti ini," katanya.

Kredit

Bagikan