Pasangan Nurul Arifin-Ruli minta masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan kampanye

user
Endang Saputra 15 Februari 2018, 17:48 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Pasangan Nurul Arifin-Chairul Yaqin Hidayat (Ruli) berkomitmen untuk mengimplementasikan kampanye damai selama masa kampanye Pilkada di Kota Bandung. Hal ini disampaikan pasangan yang diusung oleh Partai Golkar, PKB, dan Partai Demokrat saat acara deklarasi kampanye damai di Monumen Perjuangan Jawa Barat (Monju), Kamis (15/2).

Calon Wali Kota Nurul Arifin mengatakan, deklarasi kampanye damai yang dicanangkan KPU ini mengingatkan paslon dan para pendukung untuk mengikuti aturan main selama masa kampanye. Salah satu yang utama yakni menghindari kampanye negatif dan kampanye hitam selama pelaksanaan kampanye.

"Jadi damai itu berarti tidak menjelek-jelekan, tidak melakukan kampanye negatif, tidak melakukan isu-isu yamg terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan(SARA). Jadi kedepannya kita harus mengikuti apa yang telah dicanangkan panwaslu sebagai panduan kampanye damai ke depan," ujar Nurul.

Menurut dia, semangat untuk menciptakan perdamaian sudah terakomodasi dalam tagline yang dibuat pasangan Nurul-Ruli yakni Bandung Harmonis. Lewat tagline tersebut pihaknya ingin mewujudkan masyarakat yang harmonis meski berasal dari latar belakang yang berbeda-beda.

"Kalau dilihat dari taglinenya kan sudah jelas, Bandung harmonis. Kita harus harmonis, harmonis itu kita toleran, kemudian kita saling menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi yaitu menghargai terhadap keberagaman, penghargaan terhadap kesetaraan. Semua orang sama di depan hukum jadi ini semua akan menjadi parameter kita dalam berkampanye," ungkapnya.

Calon wakil wali kota Chairul Yaqin Hidayat mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu yang dapat meresahkan selama pelaksanaan Pilkada.

"Jangan termakan sama provokasi karena provokasi itu paling mudah dan paling enak ditelan. Seperti menggosipkan, menggunjingkan, itu yg palin enak dilakukan. Dan buat timses siapapun jangan melakukan itu, santun dong. Kalau Allah aja menutupi aib orang kita ngapain buka aib orang. Timses kita mah santai, tetapi siap bersaing," katanya.

Kredit

Bagikan