Penganiayaan Brigade PP Persis, masyarakat harus percaya proses hukum


Ilustrasi
Bandung.merdeka.com - Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial mengaku prihatin dengan kasus penganiayaan yang menimpa Komandan Brigade PP Persis, H.R Prawoto (45). Prawoto dianiaya oleh seseorang berinisial AM (45) yang diduga mengalami gangguan kejiwaan.
Pelaku melakukan penganiayaan dengan cara memukul korban sebanyak tiga kali dengan menggunakan pipa besi. Akibat dari penganiayaan ini korban meninggal dunia.
"Kita ikut prihatin karena kebetulan kasus ini menimpa para ulama," ujar Oded kepada awak media, Sabtu (3/2).
Oded mengatakan dirinya telah mengunjungi rumah almarhum di RT 001 RW 005, Kelurahan Cigondewah Kidul, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung. Oded berharap kasus ini merupakan kasus kriminal murni sehingga tidak melebar ke hal-hal yang lain.
"Tadi Saya ketemu kakaknya almarhum, H. Asep. Menurut info, pelaku diduga orang gila, tapi saat ini sedang diproses oleh kepolisian. Kita nunggu perkembangan dari pihak kepolisian," katanya.
Oded mengungkapkan, dirinya tidak mau berspekulasi adanya keterkaitan kasus ini dengan Pilkada. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga kondusifitas.
"Saya menghimbau warga Bandung dan Jabar agar tidak terpancing dengan terjadinya kasus ini dan tidak melakukan tindakan yang tidak diinginkan. Ikuti saja proses hukum, kasusnya sedang ditangani kepolisian," ucap politisi PKS ini.
Hal senada juga disampaikan Nurul Arifin. Nurul menyampaikan keprihatinanya atas peristiwa penganiayaan Komandan Brigade PP Persis.
"Jadi menyikapi meninggalnya seorang tokoh dari Persis, Saya turut prihatin. Saya berharap penganiaya itu bisa ditindak dengan hukuman yang berlaku. Polisi bisa mengambil tindakan tegas jangan sanpai ini menjadi isu-isu yang berkembang liar dan kemana mana. Itu aja harapannya," katanya.
Baca juga:
PDIP pastikan pelaku penganiayaan komandan Brigade PP Persis bukan kader
Tim dokter sebut pelaku penganiayaan Komandan PP Persis alami gangguan kepribadian
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak