Diabetes jadi penyakit tidak menular tertinggi ke 5 di Bandung

Kepala Dinas Kesehatan Bandung, Rita Verita Sri Hasniarty
Bandung.merdeka.com - Kepala Dinas Kesehatan Bandung, Rita Verita Sri Hasniarty mengatakan, penyakit diabetes masuk ke dalam penyakit tidak menular tetinggi yang diidap oleh warga Bandung. Diabetes menjadi penyakit tidak menular tertinggi ke lima setelah struk, penyakit lansia, hipertensi, dan jantung.
"Setiap tahun pengidap diabetes semakin meningkat," ujar Rita kepada Merdeka Bandung saat ditemui dalam acara 'Pentingnya Deteksi Dini dan Pencegahan Prediabetes' yang digelar oleh Nutrifood di Balai Kota Bandung, Kamis (16/11).
Menurut data, kata Rita, pada tahun 2012 silam pengidap penyakit diabetes di Bandung mencapai 21.400 orang. Angka tersebut meningkat pada tahun selanjutnya yakni 2013 menjadi 33.600 orang.
Diabetes merupakan penyakit tidak menular yang tergolong berbahaya karena mereka yang sudah mengidap penyakit ini tak bisa disembuhkan. Kata Rita, penderita penyakit diabetes hanya bisa mengontrol gula darah saja.
Kini, tren penderita penyakit diabetes bergeser pada mereka yang masih muda. Bila dulu diabetes dikenal sebagai penyakit orang tua, kini diabetes mulai diderita oleh kawula muda berusia 15 tahun.
"Ada pergeseran ya sekarang menyerang ke yang lebih muda. Mungkin pola hidup yang berantakan dan jarangnya aktivitas fisik membuat anak muda mengidap diabetes," jelasnya.
Tak hanya pergeseran tren pada usia pengidap diabetes saja, lanjut Rita, penderita penyakit tidak menular pun kini lebih banyak ketimbang mereka yang mengidap penyakit menular seperti demam berdarah.
"Mungkin kesadaran masyarakat sudah tinggi untuk penyakit menular, namu nuntuk penyakit tidak menular seperti diabetes masih kurang. Makanya harus mulai diperbaiki pola hidupnya agar terhindar dari diabetes," kata Rita.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak