Ini arti dari kostum compang-camping AMT Pertamina

Aksi AMT Pertamina
Bandung.merdeka.com - Menggunakan seragam yang dirobek tanpa aturan dan nampak begitu compang-camping kala melakukan aksi demonstrasi di depan kantor PT Pertamina (Persero) di Jalan Wirayuda, rupanya ini merupakan simbol dari matinya hukum di negara Indonesia.
Koordinator aksi, Nuratmo Setiawan menuturkan, pemerintah dinilai tak memiliki sikap tegas atas kejadian yang menimpa para Awak Mobil Tanki (AMT) Pertamina yang mendapat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada Juni silam. Padahal, Pertamina merupakan Badan Usaha Milik Negara.
"Kostum ini menyimbolkan matinya hukum dinegara ini. Pemerintah enggak tegas. Dengan seragam begini kami ibarat orang yang hidup tapi seperti mayat," ujar Nuratmo kepada Merdeka Bandung, Jumat (13/10).
Yang dimaksudnya Nuratmo adalah selama ini para AMT Pertamina dinilai memiliki loyalitas tinggi pada perusahaan karena bekerja bisa lebih dari 12 jam. Namun, justru PHK menjadi balasan yang diterima atas loyalitas tersebut.
Untuk itu, para AMT Pertamina yang sebanyak 1.095 orang bergabung untuk melakukan aksi demo serta longmarch dimulai dari Bandung hingga Jakarta. Uniknya, pada longmarch nanti sebanyak 50 peserta akan didandani layaknya zombie.
"Nanti bakalan pakai kostum dan makeup ala zombie sebagai simbol itu tadi. Semoga dengan kegiatan penuh pengorbanan yang kami lakukan bisa mendapat perhatian pemerintah hingga kami bisa mendapatkan hak-hak kami," papar dia.
Nuratmo menjabarkan bahwa dengan adanya PHK secara ilegal itu sebanyak 1.095 supir dan kenek Pertamina tak ada yang mendapatkan pesangon. Jangankan pesangon, kata dia, PHK juga dilakukan secara tak pantas karna ada yang dilakukan melalui sms atau bahkan tak ada kabar sama sekali.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak