AMT Pertamina tuntut hak usai di PHK secara tak layak Juni lalu


Demo Awak Tangki Mobil Pertamina di Bandung
Bandung.merdeka.com - Awak Mobil Tanki (AMT) Pertamina melakukan unjuk rasa di depan kantor PT Pertamina (Persero) di Jalan Wirayuda, Jumat (13/10). Ratusan AMT dari berbagai wilayah di Indonesia berkumpul guna menuntut keadilan usai mendapat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara tak layak pada Juni 2017 lalu.
Koordinator aksi, Nuratmo Setiawan menuturkan, kegiatan yang dilangsungkan sekitar pukul 10.30 WIB ini merupakan aksi yang juga merupakan satu agenda perjuangan bersama. Dimana semuanya sepakat untuk menuntut hak mereka selama bekerja di Pertamina.
"Kami di PHK pada bulan Juni tanpa adanya pesangon dan semua hak yang seharusnya kami dapatkan. Kami hanya meminta hak kami, kenapa tidak kunjung diberikan oleh Pertamina setelah sekian tahun kami bekerja mengabdi dengan baik untuk perusahaan," ujar Nuratmo kepada Merdeka Bandung, Jumat (13/10).
Nuratmo mengaku mereka merupakan korban dari perlakukan yang dilakukan oleh Pertamina selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ribuan AMT di PHK secara sepihak hanya melalui sambungan sms, dan bahkan ada pula yang sedang bekerja kala menerima sms tersebut.
"Bahkan ada yang enggak dapat surat ataupun sms PHK. Saat mereka datang ke kantor malah enggak boleh masuk karena sudah di PHK sedangkan mereka enggak mendapatkan kabar sama sekali soal pemutusan kerja itu," katanya.
Agar mendapatkan haknya, para pelaku aksi ini berupaya untuk mengadu kepada lembaga pemerintah hingga diharapkan mampu mendapat perhatian dari Presiden RI, Joko Widodo.
Sementara itu, Muhammad Zafar Ruslan yang sudah bekerja menjadi AMT Pertamina sejak tahun 1990 merasa di dzalimi dengan adanya PHK dan tanpa menerima pesangon ataupun uang pensiun. Bahkan, ia sama sekali tak mendapatkan kabar atas PHK nya itu.
"Pas mau kerja malah enggak boleh masuk soalnya saya sudah di PHK. Enggak dapat kabar sama sekali tahu-tahu enggak boleh kerja. Saya harapkan bisa mendapatkan hak saya selama bekerja di Pertamina," ujar AMT Pertamina asal depot Tanjungpriok itu.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak