Kisah sedih Rena, suami tewas dibegal saat berencana bulan madu


Bandung.merdeka.com - Pupus sudah harapan Rena Hendayanti (27) merencanakan rumah tangga bersama suaminya M. Alfaris (30). Pasangan suami yang usia pernikahannya baru berusia lima bulan ini menjadi korban‎ pembegalan sadis di Jalan IR H Djuanda (Dago) Bandung pada 20 Juni lalu.
M Alfariz tewas karena ditendang dan terhantam trotoar. Sedangkan Rena masih bisa diselamatkan meski sebelumnya sempat harus dirawat pihak Rumah Sakit Boromeus, Bandung.
"Kami belum sempat bulan madu, jadi memang rencananya mau ke Yogja sekalian liburan dan program hamil, dalam waktu dekat ini," kata Rena saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jumat (7/7).
Menurutnya, Alfaris tewas setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Borromeus Bandung. Ia mengalami luka dalam setelah tubuhnya terbentur tiang usai ditendang pelaku.
Dia masih ingat kejadian yang menimpanya. Insiden itu dialami saat ia dan suaminya hendak pulang ke kontrakannya di kawasan Dago dari rumah mertua di Baleendah, Selasa (20/6) subuh. Melintasi beberapa ruas jalan di Bandung, pasangan suami istri (Pasutri) ini dipepet pelaku dengan menggunakan sepeda motor di Dago tepatnya di Jalan Plaza Dago.
"Memang sudah ada motor yang nyalip. Lalu mengambil tas saya. Setelah tas saya diambil, mereka nendang motor kami," ujarnya. ‎Suaminya terperosok. Sedangkan ia jatuh ke jalan. Tas yang ada digenggamannya pun beralih.
Dia mengaku, kondisi suaminya sempat membaik pasca ditangani intensif di rumah sakit. "Tapi lama-lama suami saya merasa sakit terus perutnya. Setelah di USG, ternyata ada gumpalan darah di hatinya lalu dioperasi. Besoknya, membaik tapi malam harinya sakit lagi. Lalu dioperasi kedua, tetapi dokter bilang suami saya tidak terselamatkan," terangnya.
Kepolisian berhasil menangkap empat pelaku, dan satu orang yang masih dalam daftar buruan. Mereka mendekam di sel Mapolrestabes Bandung dengan dijerat Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan. Pelaku terancam hukuman 20 tahun penjara atau maksimal seumur hidup.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak